Selebriti
Ini Kata Kuasa Hukum Sarwendah soal Klaim Ruben Onsu Ngutang Rp10 M demi Renov Rumah
Pihak Sarwendah membantah Rp11,1 miliar hanya untuk jasa kontraktor rumah di Cilandak. Dana tersebut disebut mencakup material dan pembangunan.
MPN Indonesia 24 Juli 2026 - Polemik biaya renovasi rumah antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali mencuat setelah kedua pihak menyampaikan versi berbeda terkait biaya pembangunan rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah membantah pernyataan kuasa hukum Ruben Onsu yang menyebut biaya kontraktor untuk renovasi rumah di Cilandak sebesar Rp11,1 miliar.
Ia mengatakan bahwa nilai Rp11,1 miliar yang dikirimkan Ruben Onsu ke ayah Sarwendah selaku kontraktor tidak hanya mencakup jasa kontraktor, tetapi merupakan keseluruhan biaya pembangunan rumah.
“Padahal Rp11 miliar itu sebenarnya bukan cuma jasa, tapi material dan segala macam. Tapi dipelintir lagi,” kata Chris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/7).
Chris juga menegaskan bahwa persoalan biaya pembangunan rumah telah disepakati melalui dokumen resmi.
“Ini kan kita melihat mau framing lagi, tapi kan sebenarnya itu semua sudah di-clear-kan dengan apa? Dengan kesepakatan Akta 39, sudah dengan notaris. Harusnya tidak lagi bicara ke sana karena sudah ada kesepakatan. Kenapa dibicarakan lagi? Saya yakin niatnya untuk menjatuhkan, ya,” ujarnya.
Meski begitu, ia menyampaikan bahwa Sarwendah memilih untuk tidak memperpanjang polemik tersebut.
“Klien kami berkali-kali meminta untuk tidak lagi mempersoalkan. Sudahlah, biar saja,” kata Chris.
Klaim Biaya Renovasi Rumah yang Dikeluarkan Ruben Onsu
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, sebelumnya menyampaikan bahwa dana renovasi rumah diperoleh dari pinjaman bank sebesar Rp10,1 miliar dengan menjaminkan sertifikat rumah yang telah lunas.
“Ruben mendapatkan pinjaman (dari bank) senilai 10,1 miliar. Kemudian, yang dijaminkan tentu adalah sertifikat rumah yang di Cilandak itu. Kebetulan kontraktor yang membangun renovasi itu adalah ayahnya (Sarwendah) sendiri. Tapi yang bayar biaya-biaya itu adalah Ruben,” kata Minola Sebayang.
Minola juga mengungkap adanya pembayaran bertahap kepada ayah Sarwendah yang bertindak sebagai kontraktor.
“Ruben rutin mentransfer uang ke rekening yang bersangkutan (ayah Sarwendah) sebesar Rp250 juta sebanyak 46 kali. Sehingga total biaya yang diberikan untuk biaya renovasi dan biaya kontraktor saja itu adalah Rp11,1 miliar, jadi lebih tinggi Rp1 miliar dari pinjaman bank,” ujarnya.
Ia menyebut bahwa setelah renovasi selesai, Ruben masih menanggung cicilan KPR sebesar Rp379 juta per bulan serta biaya lain seperti nafkah anak dan kebutuhan keluarga.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya

