Connect with us

Teknologi

Unik! Jepang Bikin Kulkas untuk Manusia, Ini Fungsi dan Penampakannya

Di tengah kondisi suhu panas ekstrem, Jepang menghadirkan Do Hiemon Box, bilik pendingin satu orang yang dapat mengurangi gejala kelelahan akibat cuaca panas.

Logompn

Published

on

Unik! Jepang Bikin Kulkas untuk Manusia, Ini Fungsi dan Penampakannya
Unik! Jepang Bikin Kulkas untuk Manusia. Gambar: YouTube/TRUSCO

MPN Indonesia 27 Juli 2026 - Perusahaan pendingin SDRS mengembangkan Do Hiemon Box, bilik pendingin portabel untuk satu orang yang dirancang membantu pekerja menghadapi suhu tinggi di Jepang.

Kehadirannya menjadi sangat penting di tengah kondisi musim panas yang semakin ekstrem, termasuk laporan mengenai 48 orang yang harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat heatstroke sepanjang tahun ini di Tokyo.

Berdasarkan laporan Japan Today, dengan suhu yang bisa mencapai 40 derajat Celsius, pemerintah lokal dan bisnis mulai mencari cara untuk melindungi masyarakat dan para pekerja dari suhu ekstrem tersebut.

Produk yang dipasarkan melalui pemasok peralatan industri Trusco Nakayama ini menjadi solusi dengan klaim dapat membantu mengurangi gejala kelelahan akibat panas.

Penampakan dan Cara Kerja Do Hiemon Box

Penampakan dan Cara Kerja Do Hiemon Box
Penampakan dan Cara Kerja Do Hiemon Box. Gambar: YouTube/TRUSCO

Desain Do Hiemon Box mengadopsi bentuk mesin penjual otomatis atau vending machine.

Konsep tersebut kemudian disesuaikan menjadi bilik pendingin berukuran cukup untuk menampung satu orang dalam posisi duduk.

Bagian depan perangkat menggunakan pintu kaca tembus pandang.

Di dalamnya terdapat kursi dan saluran udara yang diarahkan ke bagian tubuh yang rentan mengalami peningkatan suhu ketika seseorang berada di lingkungan panas, yakni kepala, leher, bahu, dan punggung.

Suhu udara di dalam bilik dipertahankan pada kisaran 15 derajat Celsius.

Pada saat yang sama, udara bersuhu sekitar 5 derajat Celsius dialirkan langsung ke tubuh pengguna untuk mempercepat proses pendinginan.

Perangkat ini juga dilengkapi tiga mode pendinginan dan sistem sirkulasi udara.

Pengguna dapat memanfaatkan bilik sesuai kebutuhan, tetapi durasi pemakaian dibatasi melalui sistem penghentian otomatis setelah 20 menit.

Baca Juga:  China Kerahkan Robot Humanoid untuk Awasi Wilayah Perbatasan

Mekanisme tersebut dirancang agar tubuh pengguna tidak mengalami pendinginan berlebihan.

Sistem ini juga memungkinkan bilik digunakan secara bergantian di lokasi kerja maupun ruang publik tanpa harus dioperasikan secara terus-menerus.

Ditujukan untuk Pekerja di Lingkungan Bersuhu Tinggi

Do Hiemon Box dikembangkan untuk membantu orang yang bekerja di lokasi dengan paparan panas tinggi.

Lokasi yang menjadi sasaran penggunaan perangkat ini meliputi area konstruksi, pabrik, gudang, sekolah, dan kawasan luar ruangan.

Di lingkungan tersebut, pekerja dapat menggunakan bilik pendingin untuk menurunkan suhu tubuh setelah beraktivitas.

Penggunaan selama sekitar lima menit ditujukan untuk memberikan sensasi sejuk, sedangkan pemakaian selama 10 menit diklaim membantu mengurangi gejala kelelahan akibat panas.

Produk ini menjadi salah satu penerapan teknologi dan inovasi global untuk menghadapi risiko kesehatan akibat suhu tinggi.

Dengan harga jual mencapai 1,5 juta yen atau sekitar Rp164,8 juta, belum termasuk pajak, perangkat ini untuk sementara lebih diarahkan kepada perusahaan, fasilitas industri, dan lembaga pemerintah.

Produk tersebut belum diposisikan sebagai perangkat rumah tangga untuk konsumen umum.

Konsumsi Listrik Lebih Rendah dari AC Portabel

Dari sisi penggunaan energi, Do Hiemon Box disebut hanya mengonsumsi listrik sekitar setengah dari spot AC portabel konvensional.

Konsumsi tersebut dimungkinkan karena perangkat hanya mendinginkan ruang kecil untuk satu orang, bukan seluruh ruangan atau bangunan.

Bilik ini juga tidak memerlukan pemasangan khusus maupun instalasi permanen. Roda yang terpasang pada bagian bawah perangkat memungkinkan unit dipindahkan ke berbagai titik sesuai kebutuhan.

Karakteristik tersebut membuat Do Hiemon Box dapat ditempatkan sementara di area kerja, kemudian dipindahkan ke lokasi lain.

Perusahaan tidak perlu membangun ruang pendingin khusus atau memasang saluran pendingin tambahan untuk mengoperasikannya.

Baca Juga:  Wow! Pria di Jepang Punya 4 Istri dan Bercita-cita Punya 54 Anak

Kemudahan pemindahan juga memungkinkan perangkat digunakan di fasilitas yang memiliki beberapa area kerja.

Satu unit dapat ditempatkan di lokasi dengan tingkat paparan panas paling tinggi atau digunakan secara bergantian berdasarkan jadwal operasional.

Mulai Digunakan di Fasilitas Publik

Pada awal 2026, satu unit Do Hiemon Box disumbangkan ke Balai Kota Maebashi atau Maebashi City Hall.

Selama jam operasional, pengunjung dapat menggunakan bilik tersebut secara gratis untuk mendinginkan tubuh.

Laporan lain juga menyebutkan bahwa perangkat serupa telah tersedia di sejumlah tempat umum.

Pemerintah daerah mengundang masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas pendingin tersebut tanpa biaya ketika menghadapi suhu tinggi.

Penggunaan di fasilitas pemerintah menunjukkan bahwa produk ini tidak hanya dipasarkan untuk kebutuhan pabrik atau perusahaan.

Bilik tersebut juga dapat ditempatkan di ruang publik yang didatangi banyak orang selama musim panas.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita3 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti12 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi19 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal29 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga49 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional58 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Trending