Politik
Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang
Presiden Prabowo meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, bangunan cagar budaya berusia 112 tahun yang mulai beroperasi pada 1914.
Jawa Tengah, MPN Indonesia 30 Juli 2026 - Presiden Prabowo Subianto meresmikan pemugaran bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang saat melakukan kunjungan kerja ke Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).
Pemugaran ini merupakan tahap awal pelestarian bangunan yang telah berdiri sejak 1914 sekaligus peningkatan layanan transportasi publik.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan pentingnya pelestarian infrastruktur transportasi yang memiliki nilai sejarah sebagai bagian dari transformasi nasional.
“Jadi saya sangat gembira, lestarikan semua stasiun. Ini juga bagian dari pelestarian sejarah, tapi yang paling penting, ini bagian dari usaha kita sebagai bangsa untuk di semua bidang kita lakukan transformasi. Kita ubah. Kesan Indonesia memang harus lestari, harus indah, Indonesia harus asri,” kata Prabowo, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (30/7).
Rangkaian Kunjungan Kerja Presiden
Sebelum tiba di Stasiun Semarang Tawang, Presiden Prabowo Subianto bersama rombongan terbatas berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB menuju Kota Semarang.
Setibanya di Lanumad Ahmad Yani, Prabowo langsung menuju lokasi peresmian sebagai agenda utama dalam kunjungan tersebut.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) atas langkah dalam merealisasikan pemugaran tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Direktur Utama Kereta Api Indonesia yang mengambil langkah-langkah cepat tanggap,” katanya.
Detail Pemugaran dan Nilai Historis
Pemugaran Stasiun Semarang Tawang yang diresmikan merupakan tahap pertama renovasi yang dikerjakan oleh PT KAI Daop 4 Semarang selama 240 hari, terhitung sejak 5 Mei hingga 30 Desember 2025.
Proyek ini menjadi bagian dari rencana untuk mengembalikan fasad stasiun ke bentuk aslinya sesuai desain arsitek Belanda Sloth-Blauwboer.
Bangunan tersebut awalnya dibangun oleh Nederlandsch-Indische Maatschappij (NISM) pada 1911 dan diresmikan pada 1914.
Statusnya sebagai cagar budaya ditetapkan melalui Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.57/PW007/MKP/2010, sehingga proses pemugaran melibatkan ahli cagar budaya agar nilai historis tetap terjaga sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010.
“Pemerintah terus mendorong sinergi antara pelestarian warisan sejarah dan pengembangan infrastruktur modern, agar bangunan-bangunan bersejarah seperti Stasiun Semarang Tawang dapat terus dimanfaatkan secara produktif tanpa menghilangkan nilai budaya dan sejarahnya bagi generasi mendatang,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kamis (30/7).
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
