Connect with us

Berita

Harga Pertamax Sebelum Naik dan Sekarang, Ini Perbandingannya

Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter pada Juni 2026, lalu turun menjadi Rp15.950 mulai 1 Agustus.

Logompn

Published

on

Harga Pertamax Sebelum Naik dan Sekarang, Ini Perbandingannya
Harga Pertamax sebelum naik dan sesudah naik. Gambar: Ilustrasi AI by MPN Indonesia

MPN Indonesia 1 Agustus 2026 - Harga Pertamax sebelum naik pada 10 Juni 2026 tercatat sebesar Rp12.300 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Harga ini mengacu pada penyesuaian harga BBM PT Pertamina Patra Niaga yang berlaku pada Mei 2026.

Harga tersebut kemudian naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026 setelah dilakukan evaluasi bersama pemerintah.

Selanjutnya, harga Pertamax kembali mengalami penyesuaian dan turun menjadi Rp15.950 per liter mulai Sabtu (1/8) di sejumlah wilayah termasuk DKI Jakarta.

Meskipun mengalami penurunan, harga terbaru masih lebih tinggi dibandingkan harga sebelum kenaikan.

Kenaikan Harga Pertamax

Kenaikan harga Pertamax terjadi dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter pada 10 Juni 2026. Dengan demikian, terdapat kenaikan sebesar Rp3.950 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut telah melalui proses evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6).

“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator,” sambungnya.

Kenaikan ini merupakan penyesuaian pertama untuk Pertamax setelah sebelumnya harga produk tersebut masih dipertahankan, meskipun produk BBM non-subsidi lainnya telah mengalami perubahan sejak April 2026.

Harga Pertamax setelah Turun 1 Agustus 2026

Harga Pertamax kembali mengalami penurunan mulai Sabtu (1/8) menjadi Rp15.950 per liter di wilayah DKI Jakarta dan sejumlah daerah lainnya.

Penurunan ini sebesar Rp300 per liter dari harga sebelumnya Rp16.250.

Baca Juga:  Gibran Rakabuming Cek SPBU di Bengkulu Imbas Kelangkaan BBM

Kebijakan tersebut mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta kebijakan pemerintah.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat,” jelas Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora.

Selain Pertamax, beberapa produk lain seperti Pertamax Green dan Pertamax Turbo juga mengalami penurunan, sementara Dexlite dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan harga.

Harga Pertamax sebelum Naik di Berbagai Daerah

Harga Pertamax sebelum kenaikan tidak seragam di seluruh Indonesia karena dipengaruhi oleh Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

  • DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: Rp12.300
  • Bali: Rp12.300
  • Nusa Tenggara Barat: Rp12.300
  • Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau: Rp12.900
  • Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara: Rp12.900
  • Nusa Tenggara Timur: Rp12.600
  • Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur: Rp12.600
  • Sulawesi (beberapa provinsi): Rp12.600
  • Maluku dan Maluku Utara: Rp12.600
  • Papua dan sekitarnya: Rp12.600
  • FTZ Batam: Rp11.750
  • FTZ Sabang: Rp11.550

Perbedaan harga tersebut mencerminkan kebijakan pajak daerah yang berlaku di masing-masing wilayah.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending