Connect with us

Politik

Prabowo: Indonesia Sudah Swasembada 8 Komoditas Pangan yang Tercapai dalam Satu Tahun

Prabowo menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam satu tahun.

Logompn

Published

on

Prabowo Indonesia Sudah Swasembada 8 Komoditas Pangan yang Tercapai dalam Satu Tahun
Prabowo Indonesia Sudah Swasembada 8 Komoditas Pangan yang Tercapai dalam Satu Tahun. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 14 Agustus 2026 - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia telah mencapai swasembada pangan pada delapan komoditas dalam waktu satu tahun.

Pernyataan itu disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR Tahun 2026 yang digelar bersama Sidang DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8).

“Karena itu, tahun ini kita sudah swasembada delapan komoditas pangan. Kita telah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit,” kata Prabowo, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube TVR Parlemen pada Jumat (14/8).

Presiden menjelaskan target swasembada pangan yang sebelumnya diproyeksikan tercapai dalam empat tahun berhasil direalisasikan lebih cepat.

Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah dan kerja keras lintas sektor mempercepat pencapaian tersebut.

“Dan karena kebijakan-kebijakan kita dan kerja keras kita, swasembada kita yang dulu kita targetkan dalam empat tahun, ternyata kita capai dalam waktu satu tahun,” ujarnya.

Prabowo: Kondisi Pangan dalam Keadaan Aman

Presiden menyatakan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat Indonesia lebih siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk potensi El Nino yang diperkirakan berdampak berat tahun ini.

“Kita alhamdulillah dapat saya laporkan di majelis ini soal pangan, soal makanan untuk rakyat Indonesia, kita dalam keadaan aman dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan, termasuk tantangan El Nino yang katanya tahun ini El Ninonya akan terasa berat, El Nino yang paling dahsyat,” tutur Prabowo.

Meski delapan komoditas telah mencapai swasembada pangan, Presiden menyampaikan masih terdapat komoditas yang belum memenuhi target tersebut. Salah satunya adalah daging.

Baca Juga:  Soal Pembangunan Papua, Gibran: Jangan Ada Lagi Sekolah Rusak dan Berlantai Tanah!

“Saudara-saudara, kita masih belum swasembada daging. Itu akan kita kerjakan yang insya Allah bisa kita capai dalam 5-6 tahun ke depan,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan capaian tersebut tidak berarti seluruh persoalan bangsa telah selesai. Kebijakan pemerintah di sektor pangan akan tetap dilanjutkan pada komoditas yang belum mencapai target.

“Saya tidak mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai,” katanya.

Harga Pupuk Turun 20 Persen

Presiden juga mengaitkan capaian produksi dengan kebijakan pemerintah terkait pupuk.

Menurutnya, harga pupuk berhasil diturunkan sebesar 20 persen bersamaan dengan meningkatnya volume ketersediaan bagi masyarakat.

“Harga pupuk berhasil kita turunkan 20 persen. Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Prabowo.

Ia mengatakan masyarakat kini lebih mudah memperoleh pupuk untuk kebutuhan produksi pertanian. Kondisi tersebut disebut turut mendukung peningkatan produksi.

“Tetapi pada saat yang bersamaan, harga turun tapi volume ketersediaan pupuk tambah untuk rakyat kita, sehingga rakyat kita sekarang mudah mendapatkan pupuk dan karena itulah produksi meningkat,” katanya.

Selain kebijakan pemerintah di bidang pupuk, Presiden menyebut capaian tersebut didukung kerja sama berbagai pihak.

Dukungan datang dari Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, serta kementerian lainnya.

“Menteri pertanian, penyuluh pertanian, didukung oleh banyak kementerian lain, didukung Pemda, TNI dan Polri, semuanya semangat gotong royong kita mencapai suatu prestasi yang diakui dunia,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending