Connect with us

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Hari Ini 19 Agustus 2026 Naik 4 Hari Berturut-turut

Harga minyak dunia kembali menguat pada Rabu (19/8) dan mencatat kenaikan empat sesi berturut-turut di tengah ketegangan AS dan Iran.

Logompn

Published

on

Harga Minyak Dunia Hari Ini 19 Agustus 2026 Naik 4 Hari Berturut turut
Harga Minyak Dunia Hari Ini 19 Agustus 2026 Naik 4 Hari Berturut-turut. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 19 Agustus 2026 - Harga minyak dunia pada Rabu (19/8) kembali menguat dan mencatat kenaikan selama empat sesi berturut-turut.

Minyak mentah (WTI) diperdagangkan di atas 86 dolar AS per barel, sedangkan Brent menguat di atas 92 dolar AS per barel.

Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Ketegangan AS dan Iran

Kenaikan terjadi karena Amerika Serikat dan Iran belum menunjukkan tanda mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik serta membuka kembali Selat Hormuz.

Presiden Donald Trump mengatakan tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran. Ia juga mengonfirmasi bahwa blokade angkatan laut Amerika Serikat tetap berlaku.

Trump menyebut jalur air tersebut telah terbuka dan ranjau telah dibersihkan. Namun, lalu lintas pelayaran masih terbatas melalui rute strategis itu.

Situasi Selat Hormuz Masih Menjadi Perhatian Pasar

Sementara itu, angkatan bersenjata Iran dilaporkan meningkatkan permusuhan selama sepekan terakhir. Kondisi tersebut membuat risiko pengiriman tetap menjadi perhatian.

Data yang dilaporkan menunjukkan telah terjadi delapan serangan terhadap kapal di Selat Hormuz sepanjang bulan ini.

Kapal yang terdampak mencakup kapal yang terkait dengan Uni Emirat Arab (UEA) serta kapal yang terkait dengan Arab Saudi.

Persediaan Minyak Mentah AS Mengalami Penurunan

Selain perkembangan geopolitik, data industri dari Amerika Serikat turut menjadi perhatian pasar. Persediaan minyak mentah dilaporkan mengalami penurunan pada pekan lalu.

Persediaan minyak mentah tercatat turun 328.000 barel pada pekan lalu setelah pada pekan sebelumnya meningkat sebesar 9,07 juta barel.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Donald Trump Akan Kenakan Tarif Tambahan untuk Barang Impor dari China, Meksiko, dan Kanada

Trending