Connect with us

Viral

Kronologi Kecelakaan Ambulans di Tol Batang, Pasutri Tewas saat Antar Jenazah Anak

Kecelakaan ambulans di Tol Batang menewaskan tiga orang, termasuk pasangan suami istri yang mengantar jenazah anak mereka.

Logompn

Published

on

Kronologi Kecelakaan Ambulans di Tol Batang, Pasutri Tewas saat Antar Jenazah Anak
Kronologi Kecelakaan Ambulans di Tol Batang, Pasutri Tewas saat Antar Jenazah Anak. Gambar: Kolase Instagram/@batang.update

Jawa Tengah, MPN Indonesia 20 Agustus 2026 - Kecelakaan ambulans di Tol Batang menewaskan pasangan suami istri yang mengantar jenazah anak mereka dalam kecelakaan beruntun di KM 379+900 Tol Batang-Semarang, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (20/8) sekitar pukul 00.45 WIB.

Insiden itu melibatkan empat kendaraan yang melaju dari arah Jakarta menuju Semarang.

“Korban meninggal dunia sebanyak tiga orang,” kata Kasat Lantas Polresta Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah dalam keterangannya.

Identitas Korban

Berdasarkan data kepolisian, korban meninggal terdiri dari:

  • Mulyana (50), warga Kelurahan Jurumundi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
  • Giyati (50), warga Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
  • Tekat Susanto (48), warga Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Kasi Humas Polresta Batang Ipda Sri Widadi membenarkan bahwa Mulyana dan Giyati meninggal saat mengantar jenazah anak mereka.

“Iya (Mulyana dan Giyati meninggal saat antar jenazah),” ujar Sri Widadi.

Kronologi Kecelakaan di Tol Batang

Kecelakaan di Tol Batang terjadi ketika empat kendaraan melaju searah dari Jakarta menuju Semarang. Kendaraan yang terlibat meliputi:

  • Ambulans Suzuki APV D-1142-AFZ.
  • Truk Hino bak besi BE-8501-PV.
  • Toyota Innova G-1480-BK.
  • Toyota Avanza B-2058-UQR.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, kondisi jalan saat kejadian lurus dengan permukaan beton yang baik. Cuaca dilaporkan cerah dan arus lalu lintas dalam kondisi sedang.

Saat memasuki KM 379+900, sopir ambulans diduga kehilangan konsentrasi. Kendaraan kemudian menabrak bagian belakang samping kanan truk Hino yang berada di depannya.

Benturan membuat ambulans bergerak ke kanan hingga mengenai bagian samping kiri Toyota Innova yang melaju di lajur kanan.

Baca Juga:  Viral! Kades di Jawa Tengah Nekat Mandi Lumpur di Kubangan Jalan Rusak

“Benturan tersebut membuat ambulans terdorong ke arah kanan hingga kembali menabrak bagian samping kiri Toyota Innova yang melaju di lajur kanan dengan arah yang sama,” jelas Eka.

Setelah itu, roda cadangan truk Hino terlepas akibat benturan. Roda tersebut terpental ke belakang dan menghantam bagian depan Toyota Avanza yang berada di belakang ambulans.

Kondisi Korban dan Kendaraan

Akibat kecelakaan tersebut, Mulyana mengalami cedera kepala sedang serta patah tulang pada tangan kiri. Ia sempat dibawa ke RSI Weleri, Kabupaten Kendal, namun meninggal dunia.

Sementara itu, Giyati mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia saat proses evakuasi menuju RSI Weleri.

Tekat Susanto juga mengalami cedera kepala sedang. Ia turut dibawa ke rumah sakit, tetapi dinyatakan meninggal dunia.

Polisi menyatakan tidak terdapat korban lain yang mengalami luka berat maupun luka ringan dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.

Sementara itu, kondisi ambulans mengalami kerusakan berat. Bagian kiri kendaraan, mulai dari kursi penumpang hingga bagian tengah bodi, tampak remuk. Kerusakan juga terlihat pada sisi kanan bodi ambulans.

Sopir Ambulans Masih Diperiksa

Sopir ambulans bernama Suharto (61), warga Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, selamat dari kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Polresta Batang menyatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir ambulans. Hingga kini, statusnya masih sebagai terduga dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Masih kami periksa sopir ambulansnya. Ini kami yang tangani kasus kecelakaannya dan beri kami waktu. Belum ada peningkatan status tersangka, masih terduga,” kata AKP Eka.

Petugas kepolisian bersama pengelola jalan tol telah mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat.

Satlantas Polresta Batang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun di ruas Tol Batang, Jawa Tengah, termasuk mengumpulkan keterangan dari pihak terkait serta memeriksa seluruh kendaraan yang terlibat.

Baca Juga:  Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau Kalimantan Barat

(AKM/NID/RAD)

Trending