Connect with us

Berita

Level Produktivitas Pekerja di Indonesia Tertinggal 28 Tahun dari Korea Selatan

Produktivitas pekerja Indonesia pada 2024 setara dengan Korea Selatan tahun 1996.

Actress 1299250

Published

on

Level Produktivitas Pekerja di Indonesia Tertinggal 28 Tahun dari Korea Selatan
Level Produktivitas Pekerja di Indonesia Tertinggal 28 Tahun dari Korea Selatan. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 27 November 2024 - Produktivitas pekerja di Indonesia pada tahun 2024 masih jauh tertinggal dari Korea Selatan, dengan perbedaan mencolok setara 28 tahun.

Staf Ahli Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Sudarto, mengungkapkan bahwa produktivitas pekerja Indonesia saat ini sebanding dengan tingkat produktivitas Korea Selatan pada 1996-1997.

Produktivitas Pekerja: Perbandingan Indonesia dan Korea Selatan

Dalam paparan pada acara Social Security Summit 2024 di Jakarta pada Selasa (26/11), Sudarto menjelaskan bahwa produktivitas pekerja, yang dihitung sebagai output per jam kerja, di Korea Selatan pada 2024 mencapai skor 1.200.

Sebaliknya, produktivitas tenaga kerja di Indonesia baru mencapai skor 400-an, setara dengan angka yang diraih Korea Selatan hampir tiga dekade lalu.

“Pada 1960, produktivitas tenaga kerja Indonesia dan Korea Selatan masih setara di bawah skor 200. Namun, perkembangan produktivitas di Korea Selatan jauh melampaui Indonesia dalam beberapa dekade terakhir,” kata Sudarto.

Penyebab Kesenjangan Produktivitas

Sudarto menyebutkan bahwa kesenjangan produktivitas ini menyoroti perlunya pembenahan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Langkah awal yang dianggap penting untuk meningkatkan produktivitas pekerja adalah melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Pemerintah telah merencanakan alokasi anggaran pendidikan sebesar Rp700 triliun untuk tahun 2025 guna mendukung pembangunan SDM.

“Peningkatan produktivitas adalah tanggung jawab bersama semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat,” ujar Sudarto.

Solusi untuk Peningkatan Produktivitas

Selain peningkatan pendidikan, Sudarto menekankan pentingnya jaminan sosial sebagai faktor pendukung produktivitas pekerja.

Dengan memiliki jaminan sosial, pekerja dapat bekerja lebih optimal tanpa kekhawatiran, sehingga mampu meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian.

Baca Juga:  Wow! Jumlah Pengangguran di RI Tembus 7,28 Juta per Februari 2025

“Motornya adalah kerja keras tanpa rasa cemas, tapi kita juga harus fokus pada peningkatan produktivitas, bukan hanya bekerja semata,” jelasnya.

Produktivitas pekerja yang rendah tidak hanya menjadi tantangan bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan kesenjangan pekerjaan yang signifikan antara Indonesia dan negara-negara maju, seperti Korea Selatan.

Oleh karena itu, langkah terintegrasi antara kebijakan pemerintah dan partisipasi masyarakat diperlukan untuk memperkecil kesenjangan tersebut.

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film11 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita22 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga37 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita56 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita1 hour ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti2 hours ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Trending