Connect with us

Berita

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tronton Tabrak 8 Kendaraan di Slipi, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kecelakaan truk tronton di Slipi, menewaskan dua orang dan melukai empat lainnya. Penyebab utama kecelakaan diduga karena sopir mengantuk.

Actress 1299250

Published

on

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tronton Tabrak 8 Kendaraan di Slipi, 2 Orang Dikabarkan Tewas
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tronton Tabrak 8 Kendaraan di Slipi, 2 Orang Dikabarkan Tewas. Gambar : Gambar : Kolase Tangkapan Layar X/@TMCPoldaMetro

MPN Indonesia 26 November 2024 - Sebuah truk tronton mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Selasa pagi (26/11).

Insiden ini melibatkan enam kendaraan, termasuk lima sepeda motor dan satu mobil, mengakibatkan dua korban meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Adapun identitas korban tewas yakni seorang pengendara motor berinisial A (33) yang meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah.

Lalu, satu orang lain pengendara motor berinisial AR (36) meninggal dunia di RS Pelni akibat luka berat di kepala dan kaki.

Kecelakaan ini diduga terjadi karena sopir truk mengantuk, bukan akibat rem blong, sebagaimana dikonfirmasi oleh kepolisian.

Kronologi Kecelakaan

Menurut laporan, truk tronton yang dikemudikan AZ (44) melaju dari arah timur ke barat sebelum akhirnya menerobos lampu merah di perempatan Slipi.

Kombes Latif Usman, Dirlantas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa sopir dalam kondisi mengantuk saat insiden terjadi.

“Untuk sementara ini, sopir mengakui bahwa dia mengantuk. Dia menerobos lampu merah dalam kondisi tersebut,” ujar Latif kepada wartawan.

Saksi di lokasi menyebutkan bahwa truk tronton tiba-tiba menabrak sejumlah kendaraan setelah melewati lampu merah.

Akibatnya, seorang pengendara sepeda motor berinisial PYA meninggal dunia di tempat kejadian, sementara empat lainnya mengalami luka-luka.

Para korban luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Pelni Petamburan untuk mendapatkan perawatan medis.

Kondisi Kendaraan dan Sopir

Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa rem truk dalam kondisi normal, mengesampingkan dugaan awal bahwa rem blong menjadi penyebab kecelakaan.

“Sudah kami cek fungsi pengereman, hasilnya normal. Sementara ini, sopir mengaku mengantuk,” tambah Latif.

Baca Juga:  Kecelakaan di Ciater Tangsel, Truk Fuso Tabrak Pohon hingga Tumbang

Sopir truk, AZ, telah diamankan oleh pihak kepolisian dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Berdasarkan hasil tes urine, AZ dinyatakan negatif narkoba.

Dampak dan Penanganan

Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan parah di kawasan Slipi pada jam sibuk pagi hari.

Selain korban jiwa dan luka-luka, insiden ini juga merusak kendaraan yang terlibat.

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap semua fakta terkait kecelakaan tersebut.

Kombes Latif Usman memastikan pihaknya akan mendalami lebih lanjut kejadian ini untuk menentukan langkah hukum yang sesuai.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan semua aspek dalam kejadian ini,” tuturnya.

Meski insiden ini melibatkan truk besar, polisi menegaskan bahwa kecelakaan tersebut tidak disebabkan oleh rem blong.

Pernyataan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait rumor yang sempat beredar.

“Bukan rem blong. Ini murni karena sopir mengantuk,” kata Latif menegaskan.

Sopir juga mengaku telah memulai perjalanan sejak pukul 03.00 WIB dari Cikarang, yang kemungkinan besar berkontribusi pada kelelahan saat mengemudi.

Trending