Connect with us

Berita

Pemprov Bali dan KAI Kerja Sama Bangun Trem Listrik Rute Bandara Ngurah Rai—Canggu

Pemprov Bali dan PT KAI mengembangkan trem listrik rute Bandara Ngurah Rai–Canggu, ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Logompn

Published

on

Pemprov Bali dan KAI Kerja Sama Bangun Trem Listrik Rute Bandara Ngurah Rai—Canggu
Pemprov Bali dan KAI Kerja Sama Bangun Trem Listrik Rute Bandara Ngurah Rai—Canggu. Gambar: YouTube/Prokompim Badung

Bali, MPN Indonesia 3 September 2026 - Pemprov Bali bersama PT KAI, Pemerintah Kabupaten Badung, dan pihak terkait menandatangani kesepakatan pengembangan trem listrik berbasis baterai pada Selasa (1/9).

Proyek ini dirancang melayani koridor Bandara Ngurah Rai—Canggu untuk mengurangi kemacetan sekaligus mendukung mobilitas dan sektor pariwisata.

Kesepakatan tersebut menjadi dasar penyusunan kajian, desain, dan tahapan pembangunan hingga target operasi pada 2028.

“Melalui kesepakatan ini, kami bersama pemerintah daerah mulai mempelajari bagaimana perkeretaapian dapat menjadi bagian dari pengembangan sistem transportasi Bali,” ujar Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin pada keterangannya.

Kerja sama ditandatangani oleh Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Gubernur Bali Wayan Koster, dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Penandatanganan berlangsung di Denpasar pada Selasa (1/9).

Koridor Bandara Ngurah Rai—Canggu dipilih karena memiliki tingkat mobilitas yang tinggi.

Kawasan tersebut mencatat pergerakan sekitar 150 ribu orang dan 80 ribu kendaraan setiap hari sehingga menjadi salah satu fokus dalam kebijakan transportasi yang tengah disiapkan.

Pemprov Bali dan PT KAI Siapkan Kajian Pengembangan Trem

Melalui kesepakatan itu, para pihak akan menyiapkan berbagai tahapan pengembangan perkeretaapian.

Pelaksanaan kerja sama tersebut mencakup berbagai tahapan, mulai dari inventarisasi data dan informasi hingga penyusunan kajian teknis.

Kajian tersebut meliputi studi kelayakan dan/atau Detail Engineering Design (DED), serta perencanaan integrasi antarmoda.

Selain itu, mencakup upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan koordinasi dengan kementerian, lembaga, badan usaha, serta pemangku kepentingan terkait.

Bobby mengatakan perkembangan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat menjadi pertimbangan dalam melihat kebutuhan sistem transportasi ke depan.

Baca Juga:  Per 1 Maret 2025 Harga BBM Shell, BP AKR, dan Vivo Kompak Naik, Netizen: Gapapa Mahal yang Penting Murni

“Bali memiliki karakter mobilitas dan pengembangan wilayah yang khas. Karena itu, kebutuhan, potensi, integrasi antarmoda, hingga kelayakan pengembangan perkeretaapian perlu dipelajari secara menyeluruh agar rencana yang disiapkan memiliki dasar yang kuat dan sesuai dengan kebutuhan daerah,” kata Bobby.

Kesepakatan bersama tersebut berlaku selama lima tahun sejak ditandatangani.

Pelaksanaannya dapat dilanjutkan melalui perjanjian kerja sama sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Bobby juga menegaskan setiap tahapan akan disiapkan sesuai regulasi yang berlaku.

“Setiap tahap akan disiapkan secara cermat, prudent, dan sesuai regulasi agar rencana yang dihasilkan feasible serta memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas masyarakat dan pengembangan wilayah Bali,” tuturnya.

Pengembangan Akomodasi di Sekitar Rute Trem Listrik Bandara Ngurah Rai—Canggu

Gubernur Wayan Koster menyampaikan trem listrik dirancang sebagai moda transportasi yang juga mendukung sektor pariwisata.

Jalur yang direncanakan memiliki panjang sekitar 12 kilometer.

Menurut Koster, pembangunan akan memperhatikan berbagai aspek di sepanjang koridor agar tetap selaras dengan lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian, yakni hotel dan akomodasi wisata, objek wisata, lingkungan, permukiman, dan kehidupan masyarakat setempat.

“Kenyamanan wisatawan harus tetap dijaga, keberadaan trem diharapkan menjadi bagian dari sistem transportasi yang mendukung pariwisata Bali,” kata Koster.

Ia juga menegaskan pembangunan transportasi harus tetap menjaga karakter wilayah.

“Pengembangan transportasi harus tetap memperhatikan keunikan Bali, menjaga keindahan Bali, mendukung pariwisata, dan tidak mengganggu kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Trem yang direncanakan memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan kereta konvensional dengan lebar sekitar dua meter.

Moda ini menggunakan baterai sehingga tidak memerlukan kabel listrik yang menggantung di sepanjang jalur serta dirancang tidak menimbulkan kebisingan.

Target Operasi dan Data Mobilitas Bali

Berdasarkan perencanaan, trem listrik ditargetkan memiliki waktu tempuh sekitar 30 menit.

Baca Juga:  Menko PMK Ungkap Pemda Terdampak Karhutla Dapat Bantuan Rp1,235 Triliun

Interval keberangkatan dirancang setiap 10 menit.

Moda tersebut diproyeksikan mampu mengangkut hingga 60 ribu penumpang per hari.

Kapasitas itu diperkirakan dapat melayani sekitar 40 persen mobilitas di koridor yang dilalui.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menunjukkan ekonomi daerah pada kuartal II 2026 tumbuh 5,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) harga berlaku mencapai Rp89,27 triliun, dengan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum kontributor terbesar sebesar 21,91 persen.

Pada Juni 2026, jumlah wisatawan mancanegara yang datang langsung ke Bali mencapai 605.013 kunjungan.

Angka itu meningkat 4,63 persen dibandingkan Mei 2026 yang mencatat 578.251 kunjungan.

Pada periode yang sama, jumlah penumpang penerbangan internasional yang berangkat dari Bandara Ngurah Rai mencapai 650.838 orang atau naik 4,93 persen dibandingkan sebelumnya.

Penumpang penerbangan domestik tercatat sebanyak 329.891 orang atau meningkat 4,68 persen.

Data tersebut menjadi bagian dari dasar penyusunan kajian dalam pengembangan sistem transportasi.

Pengembangan itu merupakan bagian dari kebijakan pemerintah di daerah yang akan diselaraskan dengan proses koordinasi bersama kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan terkait.

Setelah penandatanganan, Pemprov Bali bersama PT KAI dan para pemangku kepentingan akan melanjutkan studi teknis, sosialisasi kepada masyarakat, serta pelibatan desa adat.

(AKM/NID/RAD)

Trending