Connect with us

Berita

Kebakaran Hutan di Pulau Dayan Raja Ampat Hanguskan 7,2 Hektare Lahan

Kebakaran hutan melanda Pulau Dayan, Raja Ampat. Sebanyak 98 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan api yang meluas ke kawasan gunung.

Logompn

Published

on

Kebakaran Hutan di Pulau Dayan Raja Ampat Hanguskan 7,2 Hektare Lahan
Kebakaran Hutan di Pulau Dayan Raja Ampat Hanguskan 7,2 Hektare Lahan. Gambar: Dok. BPBD Kabupaten Raja Ampat

Papua Barat Daya, MPN Indonesia 5 September 2026 - Raja Ampat, Papua Barat Daya dilanda kebakaran hutan di Pulau Dayan, Distrik Batanta Utara, sejak Rabu (2/9) pukul 03.30 WIT.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut api diduga berasal dari aktivitas pembukaan kebun oleh warga, meluas ke kawasan gunung akibat cuaca kering dan angin kencang.

Penanganan masih berlangsung hingga Kamis (3/9) dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi.

“Kebakaran diduga dipicu aktivitas warga yang membakar lahan untuk membuka kebun, kemudian api meluas ke kawasan gunung akibat kondisi cuaca kering dan angin kencang,” kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan pada keterangan resmi.

BNPB memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Personel Gabungan Melakukan Pemadaman di Lapangan

Selain informasi dari BNPB, personel gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat juga diterjunkan untuk mempercepat pengendalian api.

Kasihumas Polres Raja Ampat, Ipda Maryadi, mengatakan personel langsung bergerak setelah menerima laporan adanya titik api.

“Begitu menerima laporan adanya titik api, personel gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Ini adalah bentuk komitmen dan kesiapsiagaan kami dalam melindungi kekayaan alam serta ekosistem di wilayah hukum Polres Raja Ampat,” ujar Ipda Maryadi.

Jumlah personel yang dikerahkan, yaitu 5 personel Polres Raja Ampat, 75 personel Kodim 1805, 5 personel Brimob, 3 personel BPBD, 5 personel Satpol PP, dan 5 personel Damkar.

Rangkaian penanganan dimulai saat personel BPBD tiba di Pulau Dayan pada Kamis (3/9) pukul 12.00 WIT.

Selanjutnya dilakukan apel pengecekan personel sebelum tim bergerak menuju titik api.

Baca Juga:  Dudung soal Karhutla Belum Ditetapkan sebagai Bencana Nasional: Negara Kita Masih Sanggup

Medan menuju lokasi cukup menantang.

Personel kemudian mendirikan tenda darurat, memeriksa perlengkapan pemadam, serta membuat kolam penampungan air untuk mendukung proses pemadaman di kawasan hutan.

Kondisi Medan Menjadi Tantangan Penanganan

Tim gabungan melakukan peninjauan area kebakaran pada sore hari.

Pasokan air di kawasan hutan diatasi dengan membuat kolam penampungan sementara sebelum digunakan untuk proses pemadaman.

Kegiatan pemadaman berlangsung hingga petang.

Setelah situasi dinilai sementara terkendali, personel kembali ke pos untuk melaksanakan apel konsolidasi.

“Mengingat kondisi malam hari dan faktor keselamatan tim di lapangan, kegiatan pemadaman kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali secara total besok pagi. Kami berharap cuaca mendukung dan api bisa segera padam sepenuhnya,” tutup Ipda Maryadi.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending