Connect with us

Politik

Prabowo Sebut Kapal Induk dari Italia bakal Dikerahkan untuk Bantu Tangani Bencana Karhutla

Prabowo Subianto menyiapkan kapal induk Giuseppe Garibaldi untuk mendukung penanganan bencana alam dan karhutla menggunakan helikopter serta drone.

Logompn

Published

on

Prabowo Sebut Kapal Induk dari Italia bakal Dikerahkan untuk Bantu Tangani Bencana Karhutla
Prabowo Sebut Kapal Induk dari Italia bakal Dikerahkan untuk Bantu Tangani Bencana Karhutla. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 8 September 2026 - Presiden Prabowo Subianto menyatakan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia akan disiapkan untuk mendukung penanganan bencana alam, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pernyataan itu disampaikan dalam rapat terbatas penanganan bencana di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9).

“Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita. Itu kita akan refurbish, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone,” kata Prabowo Subianto, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (8/9).

Kapal tersebut akan direkondisi menjadi kapal induk helikopter dan drone agar dapat memperkuat respons terhadap titik api kebakaran.

“Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita,” ujar Prabowo.

Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi

Menurut Prabowo Subianto, kemampuan kapal induk tersebut memungkinkan penempatan hingga 10 helikopter kelas menengah.

Helikopter yang dicontohkan antara lain Black Hawk dan Mi-17.

“Dan itu kemampuannya, tuh, bisa menampung 10 helikopter kelas menengah, medium helikopter. Saya kira, itu sejenis Black Hawk dan Mi-17 yang rata-rata bisa mengangkut 4 sampai 5 ton,” ujar Prabowo.

Selain menyiapkan kapal, Presiden juga meminta kesiapan berbagai sarana pendukung.

Langkah tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat mitigasi dan penanganan bencana.

Perkuat Sarana Penanganan Karhutla

Presiden jua meminta penambahan alokasi pesawat untuk mendukung operasi modifikasi cuaca.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga diminta mengkaji zat yang dinilai paling efisien untuk mempercepat modifikasi cuaca.

Baca Juga:  Pemerintah Pulangkan 27.768 WNI dari Situasi Krisis di Luar Negeri Sepanjang 2025

Selain pesawat, pemerintah juga menyiapkan pengadaan drone untuk membantu pemadaman kebakaran.

Prabowo Subianto menyampaikan drone berukuran besar memiliki kemampuan mengangkut air dalam jumlah tertentu.

“Ada drone yang cukup besar, ya, sampai bisa mengangkut dan melempar 50 kilo air,” ucap Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya kesiapan sebelum bencana terjadi.

“Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya kita siapkan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan perlunya peningkatan anggaran untuk penanganan bencana karena Indonesia berada di kawasan yang rawan bencana.

“Saya minta pemikiran kita pemikiran kita dalam perencaan, ya. Kita gunakan prinsip lebih baik lebih, daripada kurang,” kata Prabowo.

Jadwal Tiba Kapal Induk ITS Giuseppe di Indonesia

Sementara itu, ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September.

Kapal tersebut diberangkatkan dari Italia menuju Indonesia pada awal pekan.

Saat memulai pelayaran, kapal masih menggunakan nama ITS Garibaldi dan berbendera Italia.

Setelah tiba, kapal tersebut akan berganti status menjadi KRI Gajah Mada.

(AKM/NID/RAD)

Trending