Selebriti
Prilly Tanggapi WNA yang Bunuh Penyu di Raja Ampat, Begini Katanya
Prilly Latuconsina menyoroti dugaan WNA China membunuh penyu di Raja Ampat dan membagikan surat masyarakat adat terkait Wei Shang.
MPN Indonesia 16 September 2026 - Video yang memperlihatkan WNA China diduga membunuh penyu saat melakukan spearfishing di kawasan Raja Ampat menjadi perhatian publik setelah beredar luas pada Selasa (15/9).
Prilly Latuconsina turut menanggapi kasus tersebut dengan membagikan surat permohonan penahanan terhadap terduga pelaku serta menyampaikan pandangannya mengenai perlindungan satwa laut di kawasan konservasi.
“Manusia kenapa bisa sejahat itu sama makhluk yang bahkan nggak bisa membela dirinya? Kita bukan satu-satunya yang hidup di bumi ini. Kita cuma berbagi rumah. Harusnya karena kita punya akal dan kuasa lebih, kita yang paling bisa menjaga,” tulis Prilly dalam unggahannya, dikutip MPN Indonesia dari Threads @prillylatuconsina96, Rabu (16/9).
Unggahan tersebut muncul setelah beredar surat dari Patroli Masyarakat Adat DPL Mansaur Raja Ampat yang meminta aparat penegak hukum mengambil langkah terhadap seorang warga negara asing yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Prilly Bagikan Surat Dugaan WNA China Bunuh Penyu di Raja Ampat
Selebritas sekaligus rescue diver Prilly Latuconsina mengunggah ulang surat permohonan penahanan dari akun Threads @githa.ghie pada Selasa (15/9).Unggahan itu disertai pesan.
“@prillylatuconsina96, kak ini surat permohonan penahannya dari kelompok Raja Ampat. Tolong bantu ya kak,” tulisnya, dikutip MPN Indonesia dari Threads @githa.ghie, Rabu (16/9).
Surat bernomor 002/PMADPL-M/IX/2026 tersebut diajukan Patroli Masyarakat Adat DPL Mansaur Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Dokumen itu meminta kepolisian menindaklanjuti dugaan pembunuhan penyu yang terjadi di wilayah Piaynemo.
Dalam surat itu tercantum identitas terduga pelaku bernama Wei Shang.
Ia disebut memiliki sertifikasi AIDA International dengan tanggal sertifikasi 18 Agustus 2015 pada level instructor trainer.
“Identitas terlapor atau terduga atas nama Wei Shang dengan sertifikasi AIDA International, tanggal sertifikasi 18 Agustus 2015 level instruktur trainer. Status pada kartu sertifikasi aktif 2025. Untuk lokasi kejadian di Piaynemo, Raja Ampat, Papua dan tempat tinggal pada saat kejadian berada di Keruwo Homestay,” tulis pernyataan dalam surat tersebut.
Dugaan Aktivitas Spearfishing di Raja Ampat
Masyarakat adat menyebut dugaan tersebut didasarkan pada informasi, dokumentasi foto atau video, serta keterangan yang diterima.
“Berdasarkan informasi, dokumentasi foto atau video dan keterangan yang kami terima bahwa yang bersangkutan diduga melakukan kegiatan spearfishing yang mengakibatkan terbunuhnya seekor kura-kura atau penyu di laut wilayah Piaynemo, Raja Ampat, pada saat yang bersangkutan tinggal di Keruwo Homestay,” tulisnya.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
