Berita
Banjir Batam, Mobil Terseret Arus hingga Masuk Parit di Bengkong
Banjir Batam akibat hujan deras menyebabkan satu mobil terseret arus di Bengkong. Genangan juga meluas ke sejumlah wilayah hingga Batuaji.
MPN Indonesia 23 September 2026 - Hujan deras yang mengguyur Batam pada Selasa (22/9) memicu banjir di sejumlah wilayah, termasuk Bengkong dan Batuaji.
Dalam bencana alam tersebut, satu unit mobil Suzuki Ertiga terseret arus hingga masuk ke parit di kawasan Bengkong Indah 2 setelah debit air meningkat akibat hujan deras.
“Saat hujan deras, kemungkinan tumpahan air dari atas menyebabkan parit banjir. Mobil yang hanyut hanya satu unit dan saat itu terparkir di samping parit perumahan,” ujar Kapolsek Bengkong AKP Tigor Sidabariba, Selasa (22/9), dalam keterangannya.
Mobil tersebut sebelumnya terparkir di samping parit kawasan perumahan.
Derasnya aliran air membuat kendaraan terbawa arus hingga ditemukan dalam kondisi terbalik di bawah jembatan penghubung antarkawasan perumahan.
Petugas menerima laporan kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Proses evakuasi dilakukan menggunakan lori dan crane yang tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB.
Proses Evakuasi Mobil yang Terseret Arus
Evakuasi kendaraan berlangsung hampir dua jam. Petugas terlebih dahulu memasang sejumlah tali untuk menarik dan membalikkan posisi mobil sebelum mengangkatnya ke permukaan.
AKP Tigor Sidabariba mengatakan warga sempat berusaha menahan kendaraan agar tidak masuk ke dalam parit. Namun, derasnya arus air membuat upaya tersebut tidak berhasil.
“Tadi ada upaya dari warga untuk menahan agar mobil tidak masuk parit. Namun karena arus air cukup kuat, akhirnya mobil terbawa,” ujarnya.
Setelah berhasil dievakuasi, mobil berada dalam kondisi terbalik dan mengalami kerusakan.
“Kondisi mobil terbalik dan rusak. Mobil juga sempat terbawa arus,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Genangan Meluas ke Batuaji
Selain kejadian mobil terseret arus, hujan deras juga menyebabkan genangan di sejumlah wilayah lain di Kota Batam.
Genangan dilaporkan terjadi di kawasan Bengkong hingga Batuaji dan mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat.
Di Simpang Bengkong Aljabar, air meluap ke badan jalan di depan Supermarket Gogo hingga mengalir ke arah Simpang Bengkong Harapan.
Genangan dengan cepat memenuhi ruas jalan sehingga kendaraan harus melaju lebih perlahan.
Kondisi serupa terjadi di Bengkong Swadebi. Air tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga masuk ke kawasan permukiman.
Sejumlah kendaraan yang melintas maupun terparkir terjebak genangan, termasuk satu mobil yang dilaporkan terbawa arus.
Sementara itu, genangan juga terjadi di kawasan MKGR Batuaji. Air merendam ruas jalan dan area di sekitar lapak pedagang sehingga aktivitas masyarakat terdampak.
Beberapa kendaraan yang menerobos genangan mengalami mogok. Lapak pedagang di kawasan tersebut juga terendam sehingga aktivitas perdagangan terganggu.
Warga Sampaikan Kondisi Drainase saat Banjir
Sejumlah warga menyampaikan kondisi yang mereka alami saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
“Baru hujan sebentar, air sudah naik seperti ini. Kalau hujannya lama, kami khawatir air semakin tinggi dan masuk ke rumah,” ujar Suwardi, warga Bengkong Swadebi, dikutip MPN Indonesia dari Metropolis Batam Pos pada Selasa (23/9).
Warga lainnya, Suwito, mengatakan aliran air dari ruas jalan mengarah ke kawasan permukiman.
“Air dari jalan mengalir ke sini. Drainasenya seperti tidak mampu menampung air, akhirnya meluber ke jalan dan masuk ke lingkungan warga,” katanya.
Di Bengkong Harapan, Nasrul juga menyampaikan kondisi saluran air di wilayahnya.
“Drainase diperbaiki dan kapasitasnya disesuaikan dengan kondisi sekarang. Jangan sampai setiap hujan warga selalu was-was terkena banjir,” ujarnya.
Kapolsek Bengkong mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami genangan maupun peningkatan debit air di sekitar parit.
Ia juga meminta masyarakat tidak membuang sampah ke dalam parit karena tumpukan sampah dapat menghambat aliran air dan memperparah kondisi banjir.
“Kita lihat juga banyak sampah di sekitar sini. Kepada masyarakat, tertiblah dalam membuang sampah, jangan dibuang ke parit agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tambahnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
