Connect with us

Viral

Terduga Pelaku Perusakan Bus Persib U-18 Berhasil Ditangkap Polisi

Polisi mengungkap identitas terduga perusak bus Persib U-18 di Tol Batang. BPA ditangkap setelah petugas memeriksa CCTV dan keterangan saksi.

Actress 1299250

Published

on

Terduga Pelaku Perusakan Bus Persib U 18 Berhasil Ditangkap Polisi
Terduga Pelaku Perusakan Bus Persib U-18 Berhasil Ditangkap Polisi. Gambar: Dok. Ilustrasi Canva.

MPN Indonesia 13 Oktober 2026 - Polresta Batang menangkap BPA (33), terduga pelaku perusakan bus Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Tol Batang-Pemalang, Minggu (11/10) malam.

Penangkapan dilakukan di Gerbang Tol Cikarang Utama.

BPA merupakan warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, yang diduga sebagai suporter Persija Jakarta.

Polisi mengidentifikasi terduga pelaku melalui rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi.

“Usai menerima laporan (perusakan dan penganiayaan), polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku di Jakarta. Identitasnya masih berinisial BPA (33), warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat,” kata Kasatreskrim Polresta Batang Kompol, Bintoro Thio Pratama, dikutip MPN Indonesia dari detikJateng pada Selasa (13/10).

Polisi Pastikan Terduga Pelaku Suporter Persija Jakarta

Kasatreskrim Polresta Batang Kompol, Bintoro Thio Pratama menyatakan bahwa BPA merupakan suporter Persija Jakarta.

Saat diamankan, pria tersebut mengenakan kaus oranye bertuliskan “PERSIJA SELAMANYA”.

Polisi juga telah berkomunikasi dengan koordinator lapangan (korlap) rombongan suporter yang bepergian bersama terduga pelaku.

Menurut Bintoro, koordinator tersebut menyatakan bahwa tindakan BPA berada di luar tanggung jawab kelompoknya.

“Kami dapat pastikan karena kemarin saat diamankan, kami juga bertemu korlapnya. Itu sudah kami bicarakan, tetapi dari korlap juga sudah menyampaikan bahwa itu di luar tanggung jawab kami, karena yang bersangkutan sudah melakukan tindak pidana,” kata Bintoro.

Bintoro menjelaskan bahwa dugaan motif penyerangan berkaitan dengan fanatisme suporter sepak bola.

Baca Juga:  Dihajar Rudal Hizbullah, Tel Aviv Gelap Gulita

“Motifnya karena fanatik terhadap suporter bola,” ujarnya.

Meski demikian, polisi menyatakan tidak seluruh anggota rombongan terlibat dalam penyerangan tersebut.

Hasil penyelidikan sementara mengarah kepada satu orang yang telah diamankan.

“Pelaku hanya satu orang. Untuk rombongan, tidak semuanya melakukan tindak pidana tersebut,” kata Bintoro.

Penangkapan BPA Melibatkan Satreskrim Polresta Batang dan PJR Tol Cikampek

Polisi menangkap BPA setelah melakukan pelacakan dari lokasi kejadian hingga wilayah Jawa Barat.

Tim Satreskrim Polresta Batang bekerja sama dengan personel Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cikampek dalam penangkapan tersebut.

Kapolresta Batang Kombes Pol, Warsono menyampaikan, polisi menggunakan sejumlah informasi untuk menelusuri keberadaan terduga pelaku.

Informasi tersebut diperoleh dari rekaman CCTV dan laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.

“Langkah ini ditempuh setelah petugas memeriksa rekaman CCTV di rest area serta menelusuri aduan masyarakat melalui call center darurat 110. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan saat insiden berlangsung seperti batu bata, botol minuman keras, serta senjata tajam,” kata Warsono dalam keterangannya.

Barang bukti yang disebutkan polisi, seperti batu bata, botol minuman keras, dan senjata tajam.

Polisi juga menggunakan keterangan saksi untuk mengidentifikasi terduga pelaku pelemparan batu ke bus Persib Bandung U-18.

“Ini yang melakukan pelemparan batu ke bus, dibuktikan dengan keterangan saksi dan CCTV yang ada,” jelas Bintoro.

Warsono menyatakan bahwa penanganan perkara tersebut akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kepolisian akan memproses perkara tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Warsono.

Kronologi Penyerangan Bus Persib U-18 di Rest Area KM 360 Batang

Peristiwa penyerangan terjadi pada Minggu (11/10) sekitar pukul 21.27 WIB.

Baca Juga:  FBI Buru Pelaku Penembak Charlie Kirk, Sebar Rekaman CCTV di Lokasi

Saat itu, bus rombongan Persib Bandung U-18 berhenti di Rest Area KM 360 Tol Batang-Pemalang.

Rombongan tersebut baru menyelesaikan pertandingan kompetisi U-18 di Solo.

Mereka berangkat dari Hotel Monolog Solo menggunakan bus Bima Trans.

Setibanya di lokasi, bus diparkir dan kernet bernama Irsad turun untuk mengambil koper dari bagasi.

Seorang pria tidak dikenal kemudian menghampirinya dan menanyakan identitas rombongan.

“Selanjutnya orang tersebut memanggil teman-temannya yang lain dengan berkata, ‘Bang, sini, ini benar rombongan Persib’,” ujar Bintoro.

Tidak lama kemudian, beberapa orang mendekati bus dan diduga melakukan pelemparan batu.

Penyerangan tersebut menyebabkan kaca bagian kiri belakang dan kanan belakang bus pecah.

Pada waktu bersamaan, rombongan suporter Persija Jakarta sedang dalam perjalanan kembali menuju Jakarta setelah mendampingi timnya bertanding di Yogyakarta.

Kedua rombongan bertemu di rest area tersebut.

Menurut keterangan kepolisian, pertemuan itu disertai provokasi berupa teriakan sebelum terjadi penyerangan.

Ofisial Persib U-18 Mengalami Luka

Selain menyebabkan kerusakan kendaraan, penyerangan tersebut mengakibatkan seorang ofisial tim mengalami luka.

Korban bernama Pandu dilaporkan mengalami luka lecet pada pipi dan kepala akibat lemparan atau pecahan kaca.

“Selain merusak bus, seorang official Persib U-18 bernama Pandu juga menjadi korban penganiayaan,” ungkap Bintoro.

(AKM/NID/RAD)

Trending