Connect with us

Berita

Polisi Gerebek Pabrik Tramadol di Bandung, Diduga Produksi 8 Juta Butir per Hari

Polisi menggerebek pabrik tramadol dan Hexymer ilegal di Bandung. Lima tersangka diamankan, mesin diduga mampu mencetak 8 juta butir sehari.

Actress 1299250

Published

on

Polisi Gerebek Pabrik Tramadol di Bandung, Diduga Produksi 8 Juta Butir per Hari
Polisi Gerebek Pabrik Tramadol di Bandung, Diduga Produksi 8 Juta Butir per Hari. Gambar: X/@humaspolrestas2

MPN Indonesia 20 Oktober 2026 - Satresnarkoba Polrestabes Bandung menggerebek pabrik tramadol dan Hexymer ilegal di kawasan Pergudangan Bizpark, Kopo, Kota Bandung, Minggu (18/10).

Penggerebekan dilakukan setelah polisi menangkap seorang kurir yang membawa 600.000 butir Hexymer di Tol Purbaleunyi pada Jumat (16/10).

Polisi mengamankan lima tersangka dan menemukan fasilitas produksi yang diperkirakan mampu mencetak 8 juta butir obat per hari.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Hengki mengungkapkan kapasitas produksi tersebut setelah meninjau peralatan di lokasi penggerebekan.

“Kalau melihat alat-alat yang ada, pabrik ini bisa mencetak sampai 8 juta butir per hari. Distribusinya tidak hanya di wilayah Jawa Barat saja, tetapi juga mengincar pasar luar daerah seperti Jakarta,” ujar Hengki dikutip MPN Indonesia dari Tribrata News, Selasa (20/10).

Kronologi Penggerebekan

Hengki menjelaskan bahwa pengungkapan kasus kriminal ini bermula dari penangkapan seorang tersangka di Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi pada Jumat (16/10) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan 600.000 butir Hexymer siap edar yang hendak dikirim ke Jakarta.

“Awal mulanya mengamankan satu orang tersangka pada hari Jumat di kilometer 125 Purbaleunyi dengan barang bukti 600 ribu butir Hexymer siap edar. Barang bukti tersebut hendak dibawa menuju Jakarta,” ujar Hengki.

Setelah penangkapan tersebut, polisi mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri asal pasokan obat keras tersebut.

Petugas kemudian menemukan sejumlah lokasi produksi di kawasan Pergudangan Bizpark, Kopo, Bandung.

Penggerebekan berlangsung sejak Sabtu (17/10) hingga Minggu (18/10). Polisi memeriksa tiga lokasi yang saling berdekatan di kawasan pergudangan tersebut.

Baca Juga:  Viral di Sosmed! Bocah SD di Papua Minum dari Botol Bekas Sabun Cuci Piring

Lima Tersangka Diamankan Polisi

Dalam pengembangan kasus ini, polisi menangkap empat tersangka lainnya di kawasan pergudangan.

Dengan penangkapan tersebut, jumlah tersangka menjadi lima orang, termasuk kurir yang sebelumnya diamankan di jalan tol.

Empat tersangka yang diamankan di lokasi pergudangan masing-masing berinisial P, R, MF, dan F. Polisi menemukan keempatnya saat kegiatan produksi obat keras berlangsung.

Hengki menyebutkan bahwa para tersangka memiliki peran berbeda dalam kegiatan produksi dan distribusi obat ilegal.

“Peran mereka berbeda-beda. Ada yang bertindak sebagai pembeli, peracik, hingga pengantar atau koordinator pengiriman barang sesuai pesanan,” jelas Hengki.

Penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing tersangka dalam jaringan tersebut.

“Kami masih mendalami keterlibatan masing-masing tersangka dalam jaringan produksi dan distribusi obat keras ilegal tersebut,” ujar Hengki.

Polisi Sita Bahan Baku untuk Produksi 256 Juta Butir Obat

Petugas menemukan bahan baku obat dalam jumlah berton-ton di lokasi penggerebekan. Bahan baku tersebut disimpan dalam puluhan drum bersama sejumlah peralatan produksi.

Barang bukti yang diamankan polisi meliputi:

  • Bahan baku obat jenis prekursor dalam jumlah berton-ton.
  • Puluhan drum penyimpanan bahan baku.
  • Mesin cetak obat dan mesin pemanas.
  • Puluhan unit telepon seluler.
  • Laptop berisi data transaksi penjualan.
  • Buku rekening bank.
  • Ratusan ribu butir obat keras siap edar.

Berdasarkan perhitungan polisi, persediaan bahan baku tersebut diperkirakan dapat menghasilkan hingga 256 juta butir tramadol dan Hexymer.

Sementara itu, kapasitas mesin produksi diperkirakan mencapai 8 juta butir per hari. Angka tersebut merupakan perkiraan kemampuan produksi berdasarkan peralatan yang ditemukan petugas.

Hengki mengungkapkan bahwa para pelaku baru menyewa gudang di kawasan Bizpark selama 22 hari. Gudang tersebut digunakan untuk memproduksi obat keras ilegal.

Baca Juga:  Satpam Masjid di Tangsel Minta Maaf usai Tendang Pedagang Kerupuk hingga Jatuh

(AKM/NID/RAD) 

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita3 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti11 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi19 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal29 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga48 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional58 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Trending