Connect with us

Berita

Pemerintah Pastikan Tol Solo-Yogya Segmen Klaten-Prambanan Gratis selama Nataru 2024/2025

Segmen Tol Klaten-Prambanan dibuka gratis selama Nataru 2024/2025. Jalan fungsional 24 jam ini bantu kurangi kemacetan & permudah mobilitas mudik.

Actress 1299250

Published

on

Pemerintah Pastikan Tol Solo Yogya Segmen Klaten Prambanan Gratis selama Nataru
Pemerintah Pastikan Tol Solo-Yogya Segmen Klaten-Prambanan Gratis selama Nataru 20242025. Gambar: Dok. Jasamarga

MPN Indonesia 18 Desember 2024 - Pemerintah memastikan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo seksi Kertasura-Purwomartani, segmen Klaten-Prambanan, akan beroperasi secara gratis selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur strategis tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa segmen Klaten-Prambanan, bagian dari Jalan Tol Solo-Yogyakarta, akan dibuka secara fungsional guna mendukung kelancaran arus kendaraan saat liburan akhir tahun.

“Nataru nanti diperkirakan terjadi lonjakan lalu lintas hingga 32.000-34.000 kendaraan per hari di wilayah ini. Dengan dibukanya jalur fungsional, kami harap kelengkapannya, seperti penerangan jalan dan rambu lalu lintas, bisa maksimal,” ungkap AHY pada Selasa (17/12).

Jadwal Operasional Segmen Klaten-Prambanan

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan bahwa jalur tol fungsional sepanjang 8,6 km ini akan dibuka mulai 20 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, beroperasi 24 jam penuh.

Kebijakan ini dinilai lebih fleksibel dibandingkan rekomendasi sebelumnya yang hanya memperbolehkan operasional hingga pukul 18.00 WIB.

Menurut Dody, pembukaan tol selama 24 jam sangat penting untuk mengakomodasi para pemudik, terutama yang melakukan perjalanan malam atau dini hari.

Fasilitas seperti lampu penerangan, rambu lalu lintas, dan pos pengamanan telah disiapkan demi mendukung kelancaran arus kendaraan.

“Tetap kami upayakan bukan 24 jam karena biasanya yang mudik dari Jakarta biasanya baru sampai sini malam atau dini hari. Lampu penerangan, rambu lalu lintas, pos jaga juga kami siapkan agar selalu siaga, terutama saat perkiraan arus puncak pada 28 Desember hingga 1 Januari,” jelasnya.

Baca Juga:  Pengendara Motor Masuk Jalan Tol Viral saat Banjir di Jakarta Utara

Manfaat Jalan Tol Segmen Klaten-Prambanan

Segmen Klaten-Prambanan merupakan bagian dari tahap pertama pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo sepanjang 96,57 km.

Saat ini, seksi Kartasura-Klaten sepanjang 22,3 km telah beroperasi. Pembangunan tahap pertama ini ditargetkan rampung pada akhir 2025, diikuti tahap kedua dari Sleman ke Bandara NYIA Kulon Progo pada 2027, dan tahap ketiga selesai triwulan pertama 2028.

Direktur Jalan Bebas Hambatan Wilan Oktavian menegaskan bahwa tol ini akan meningkatkan konektivitas antara Solo, Yogyakarta, dan wilayah sekitarnya.

Selain itu, jalur ini juga mempercepat akses ke kawasan produktif dan destinasi wisata.

“Perjalanan dari Solo ke Yogyakarta akan jauh lebih singkat, dari semula 1,5 jam menjadi hanya 30 menit. Hal ini juga memberikan efisiensi biaya perjalanan sebesar Rp1.226 per kilometer,” papar Wilan.

Ketentuan Pengguna Jalur Fungsional

Direktur Utama PT Jasamarga Solo (JMJ) Rudy Hardiansyah mengonfirmasi bahwa pengguna segmen Klaten-Prambanan tidak akan dikenakan tarif.

Namun, pengemudi tetap harus melakukan tapping kartu uang elektronik di gerbang tol, termasuk GT Prambanan.

Sebaliknya, segmen lain seperti Kartasura-Klaten tetap dikenakan tarif normal.

Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, kecepatan maksimum di jalur fungsional dibatasi hingga 40 km/jam.

Dampak pada Lalu Lintas Nataru 2024/2025

Keberadaan segmen Klaten-Prambanan diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan selama Nataru, khususnya saat puncak arus mudik dan balik.

PT Jasamarga memperkirakan bahwa periode 18 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025 akan menjadi waktu sibuk dengan peningkatan signifikan kendaraan yang keluar-masuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Trending