Connect with us

Berita

Viral! Guru Agama Wanita Ajak Siswa untuk Bersetubuh Berkali-kali hingga Digerebek Warga

Seorang guru wanita di Grobogan diduga berbuat mesum dengan siswa SMP kelas 9. Warga melakukan penggerebekan, kasus kini ditangani polisi.

Pexels photo

Published

on

Viral! Guru Agama Wanita Ajak Siswa untuk Bersetubuh Berkali kali hingga Digerebek Warga
Viral! Guru Agama Wanita Ajak Siswa untuk Bersetubuh Berkali-kali hingga Digerebek Warga. Gambar: Okezone.com

MPN Indonesia 9 Januari 2025 - Seorang guru wanita berinisial ST di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, diduga melakukan tindakan mesum dengan seorang siswa SMP kelas 9.

Peristiwa ini terungkap setelah warga memergoki keduanya tengah berhubungan badan di rumah ST.

Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani oleh pihak kepolisian.

Tindakan tidak pantas ini terungkap setelah sejumlah warga melakukan penggerebekan di rumah ST.

Berdasarkan informasi yang beredar, guru tersebut diduga telah 10 kali mengajak siswa untuk melakukan hubungan badan.

Proses Penyelidikan Polisi

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Grobogan langsung melakukan penyelidikan setelah kasus ini mencuat.

Kanit PPA Polres Grobogan, Ipda Yusuf Al Hakim, menyebutkan bahwa meskipun laporan resmi dari keluarga korban belum diterima, pihaknya tetap melanjutkan penyelidikan berdasarkan bukti awal.

“Kita sudah komunikasi ke orang tua korban. Orang tua korban masih di Boja Kendal,” ujar Yusuf pada Rabu (8/1).

Yusuf menegaskan bahwa undang-undang memungkinkan pihak kepolisian untuk memulai penyelidikan meskipun tanpa laporan resmi, terutama jika melibatkan anak sebagai korban.

Saat ini, berbagai keterangan sedang dikumpulkan untuk memperkuat bukti.

“Kalau perkara ini tanpa ada laporan, kita bisa laksanakan penyelidikan,” tambahnya.

Pendampingan Psikologis untuk Korban

Polisi tidak hanya fokus pada penyelidikan tetapi juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi psikologis korban.

Siswa yang masih di bawah umur ini kini mendapatkan pendampingan psikologis untuk mengurangi dampak trauma akibat peristiwa tersebut.

“Melaksanakan serangkaian penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Dan upaya pendampingan psikologis terhadap korban,” jelas Yusuf.

Pendampingan ini diharapkan dapat membantu korban memulihkan kondisi mental, memastikan hak pendidikannya tetap terpenuhi, serta memberikan dukungan emosional yang dibutuhkan.

Baca Juga:  Gus Miftah Beri Hadiah ke Guru Madin yang Didenda Rp25 Juta: Motor Baru, Umrah, hingga Uang Pengganti

Dugaan tindakan mesum ini mengungkap bahwa ST diduga telah beberapa kali mengajak siswa tersebut melakukan hubungan badan sebelum akhirnya tertangkap basah oleh warga.

Trending