Connect with us

Berita

Bak ‘Spiderman’, Petugas Dishub di Depok Nemplok di Kap Mobil Pikap, Terseret 400 Meter

Seorang petugas Dishub Depok nekat bergelantungan di kap mobil pikap yang tetap melaju di Jalan Raya Bogor.

Arthur

Published

on

Bak 'Spiderman', Petugas Dishub di Depok Nemplok di Kap Mobil Pikap, Terseret 400 Meter
Bak 'Spiderman', Petugas Dishub di Depok Nemplok di Kap Mobil Pikap, Terseret 400 Meter. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@lambe_turah

MPN Indonesia 10 Januari 2025 - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok tergantung di kap mobil pikap L300 terjadi di Jalan Raya Bogorm Kecamatan Tapos.

Video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah memperlihatkan seorang petugas Dishub dengan seragam lengkap dan helm, berpegangan pada wiper mobil pikap yang tetap melaju kencang.

“Mobil tersebut tidak mau dihentikan sampai petugas terbawa sampai ke dekat Lazada itu kurang lebih 300-400 meter,” kata Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Keselamatan dan Ketertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Ari Manggala pada Kamis (9/1).

Sopir kendaraan tersebut diduga tak terima diberhentikan karena membawa muatan melebihi kapasitas (overload).

Lokasi kejadian berada di Jalan Raya Bogor, tepatnya di perempatan Jalan Tole Iskandar, Kota Depok.

Insiden ini berlangsung pada Senin (6/1) dan langsung viral di media sosial setelah video tersebut beredar luas.

Rekaman Viral dan Respons Netizen

Video singkat yang memperlihatkan petugas Dishub berusaha bertahan di kap mobil mengundang berbagai reaksi dari netizen.

Unggahan ini menuai beragam respons. Banyak pihak menyayangkan tindakan sopir yang dinilai membahayakan nyawa petugas Dishub.

Netizen juga menyoroti mobil pikap yang kelebihan muatan.

“Giliran salah gak mau di salahin, dari segi ini harusnya yang sadar diri si supir, mobil dengan muatan berlebihan itu juga tidak baik. Jangan karena kita sering lihat oknum yang salah, kita membenarkan si supir. Gak ada lucunya sih disini,” komentar dari akun @ri***.

“Dishub nya udah bener,, itu muatan terlalu penuh 😢,” komentar lainnya dari akun @fe***.

“ITU OVER MUATAN. KALIAN JGN HUJAT DISHUB NYA.SDH BENAR ITU DISHUB. NANTI ADA KORBAN KALIAN NYALAHIN PEMERINTAH,” timpal petugas lainnya dari akun @ar***.

Baca Juga:  Viral! Pemeran Monster di Karnaval Pekalongan Meninggal Dunia usai Tampil

Lokasi dan Informasi Tambahan

Jalan Raya Bogor, yang menjadi lokasi kejadian, dikenal sering padat lalu lintas dan menjadi titik rawan pelanggaran.

Peristiwa ini semakin menyoroti pelanggaran serius terkait muatan berlebih (over-dimension and overloading/ODOL) yang menjadi fokus penertiban Dishub Kota Depok.

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi pengemudi kendaraan berat untuk mematuhi aturan muatan yang berlaku.

Kepatuhan terhadap peraturan ODOL tidak hanya bertujuan menghindari sanksi, tetapi juga memastikan keselamatan di jalan raya, termasuk melindungi petugas Dishub yang menjalankan tugas.

Polisi Selidiki

Kasat Lantas Polres Metro Depok Kompol Multazam Lisendra menyebut bahwa pihaknya sedang meyelidiki kejadian tersebut.

Polisi pun menelusuri si pengemudi pikap tersebut.

“Sedang diselidiki oleh Unit Gakkum (Penegakan Hukum),” kata Multazam pada Kamis (9/1).

Multazam belum mengetahui secara detail perihal kronologi kejadian tersebut. Namun ia mengingatkan soal angkutan ODOL (overdimension and overload) akan ditindak tegas.

“Tertib berlalu lintas. Kecelakaan diawali oleh pelanggaran, stop overdimension overload,” kata Multazam.

Trending