Internasional
Pemerintah Thailand Akan Mensahkan RUU tentang Legalitas Perjudian dan Kasino
Pemerintah Thailand menyetujui RUU legalisasi kasino untuk meningkatkan ekonomi dan menarik wisatawan.
MPN Indonesia 15 Januari 2025 - Pemerintah Thailand telah menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang memungkinkan legalisasi perjudian dan kasino di dalam kompleks hiburan.
Langkah ini diumumkan oleh Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra pada Senin (13/1), dengan tujuan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan pariwisata, penciptaan lapangan kerja, serta menarik investasi asing.
Legalisasi Perjudian
Dalam upaya mengatur industri perjudian yang selama ini berstatus ilegal di Thailand, RUU tersebut mengusulkan pendirian kasino di kompleks hiburan yang terintegrasi dengan fasilitas seperti hotel, taman hiburan, dan pusat perbelanjaan.
Meski saat ini perjudian secara umum dilarang, beberapa bentuk legal seperti lotre resmi dan pacuan kuda yang dikelola negara tetap diperbolehkan. Namun, aktivitas taruhan bawah tanah terus marak di masyarakat.
Perdana Menteri Shinawatra menegaskan bahwa RUU ini juga bertujuan untuk memberantas perjudian ilegal yang sulit diawasi selama ini.
Nantinya, undang-undang ini akan dirancang oleh Kantor Dewan Negara sebelum diajukan ke parlemen untuk dibahas lebih lanjut.
Prosesnya diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan.
Dampak Ekonomi yang Diharapkan
Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Asia Tenggara, Thailand melihat sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama ekonominya.
Pemerintah memproyeksikan legalisasi perjudian dapat meningkatkan kunjungan wisatawan internasional sebesar 5 hingga 10 persen.
Selain itu, kebijakan ini juga diperkirakan mampu menyumbang pendapatan negara hingga 120–220 miliar baht (sekitar Rp56,3 triliun–Rp103,18 triliun).
Wakil Menteri Keuangan Julapun Amornvivat menyatakan bahwa langkah ini dapat menciptakan hingga 15.000 lapangan kerja baru, memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Keputusan ini juga merupakan upaya Thailand untuk bersaing dengan negara tetangga seperti Kamboja, Singapura, dan Filipina, yang telah lebih dulu memanfaatkan kasino sebagai daya tarik wisata dan sumber investasi.
Kontroversi dan Tantangan
Walaupun memiliki potensi ekonomi yang besar, legalisasi perjudian di Thailand tetap menuai kontroversi.
Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Buddha, banyak kelompok konservatif yang khawatir terhadap dampak sosial dari kebijakan ini.
Penolakan dari kelompok-kelompok tersebut telah menjadi hambatan pada upaya serupa di masa lalu.
Selain itu, risiko lain yang dikhawatirkan adalah penyalahgunaan kasino untuk praktik pencucian uang.
Kekhawatiran ini sebelumnya pernah disoroti oleh Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan.
Dukungan dan Strategi Jangka Panjang
Langkah legalisasi ini mendapat dukungan dari sejumlah tokoh, termasuk mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang juga ayah dari Perdana Menteri saat ini.
Sebelumnya, pemerintah Thailand juga telah meluncurkan kebijakan lain seperti pelonggaran persyaratan visa bagi wisatawan dari Cina dan India, sebagai bagian dari strategi besar untuk meningkatkan sektor pariwisata.
Saat ini, RUU legalisasi perjudian dan kasino masih menunggu persetujuan akhir dari parlemen. Pemerintah akan mengumumkan lokasi dan jadwal pembangunan kompleks hiburan setelah pembahasan RUU tersebut selesai.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
