Connect with us

Entertainment

Abidzar Makin Dihujat Netizen usai Buka Suara, Singgung Fans Fanatik Drakor dan Rasisme di Indonesia Masih Ada

Netizen serang Abidzar Al Ghifari usai komentarnya tentang fans drakor viral. Ia menanggapi dengan menyebut rasisme masih ada di Indonesia.

Pexels photo

Published

on

Abidzar Makin Dihujat Netizen usai Buka Suara, Singgung Fans Fanatik Drakor dan Rasisme di Indonesia Masih Ada
Abidzar Makin Dihujat Netizen usai Buka Suara, Singgung Fans Fanatik Drakor dan Rasisme di Indonesia Masih Ada. Gambar: Instagram/@abidzar73

MPN Indonesia 30 Januari 2025 - Abidzar Al Ghifari menuai kritik dari netizen setelah singgung mengenai fans fanatik drama korea di salah satu podcast YouTube bersama Coki Pardede.

Sebelumnya, Abidzar, yang memerankan tokoh utama dalam film adaptasi A Business Proposal, mendapat respons negatif dari netizen yang menilai dirinya kurang serius dalam mendalami perannya.

Menanggapi hujatan tersebut, Abidzar menyatakan bahwa rasisme masih ada di Indonesia.

“Pengen ngejelasin, tapi pasti tetap bakal gak suka. Emang dari dasarnya sudah gak setuju, mau dijelasin kayak apaan tahu sepertinya akan tetap begitu. Rasisme di Indonesia ternyata masih ada,” tulis Abidzar di Instagram ekslusifnya.

Pernyataan ini diduga merespons kritik netizen terhadap aktingnya di film A Business Proposal versi Indonesia.

Kritik terhadap Akting dan Persiapan Peran

Film A Business Proposal merupakan adaptasi dari Webtoon Korea yang sebelumnya telah diangkat menjadi drama Korea dengan judul yang sama.

Versi Indonesia film ini dibintangi oleh Abidzar Al Ghifari dan Ariel Tatum, serta dijadwalkan tayang di bioskop pada Februari 2025.

Keputusan Abidzar untuk tidak menonton versi asli drama Korea tersebut sebelum berakting menuai pro dan kontra.

Ia mengaku hanya menonton episode pertama dan memilih tidak melanjutkan agar bisa menciptakan karakternya sendiri.

Hal ini memicu kritik dari penggemar drakor yang berpendapat bahwa riset mendalam diperlukan untuk mempertahankan esensi dari karakter asli.

Sebagai film remake, ekspektasi terhadap para pemain cukup tinggi.

Penonton berharap aktor dalam versi Indonesia tetap mempertahankan karakter yang kuat dari versi asli.

Oleh karena itu, keputusan Abidzar dianggap kontroversial oleh para penggemar drama Korea yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap adaptasi ini.

Baca Juga:  Virgoun Beri Pesan Menohok usai Lihat Isi Rekaman CCTV Inara Rusli dan Insanul Fahmi

Pernyataan Abidzar tentang Fans Fanatik

Dalam sebuah wawancara podcast, Abidzar mengakui bahwa memerankan karakter utama dalam film A Business Proposal bukanlah hal yang mudah.

Ketika ditanya oleh Coki Pardede mengenai tekanan dalam membawakan peran yang sudah dikenal luas, Abidzar menjawab pun menjawab dan diduga singgung fans fanatik drama korea.

“Cukup beban menurut gua. Ditambah juga, tahu lah, ya, fans fanatiknya seperti apa,” ungkap Abidzar.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Coki yang menyebut bahwa Korea memiliki tingkat fanatisme penggemar yang berbeda.

Abidzar pun mengakui hal tersebut, namun menegaskan bahwa ia tetap menghargai para penggemar.

Ia juga menyebut bahwa keluarganya yang merupakan penggemar Korea telah memperingatkan dirinya bahwa ekspektasi terhadap film ini sangat tinggi.

Ucapan Abidzar mengenai fans fanatik kemudian menuai reaksi negatif dari netizen.

Banyak yang menganggap bahwa komentarnya kurang menghormati penggemar drama Korea, sementara yang lain menilai bahwa pernyataan tersebut hanya bentuk kejujurannya dalam menghadapi tekanan peran.

Abidzar Singgung Rasisme

Setelah mendapat kritik bertubi-tubi, Abidzar mengunggah sebuah tulisan di media sosial yang menyinggung soal rasisme di Indonesia.

Unggahan Abidzar di Instagram ekslusifnya diunggah ulang oleh beberapa akun di media sosial, salah satunya akun X @daendeliomn.

Unggahan ini kembali membuat netizen mencibir Abidzar.

“Yg rasisin dia siapa sih emangnya??” tulis komentar dari akun @wu***.

“Rasis gigi lu botak, elu yang dongo terus blunder tapi malah playing victim. Kalo emang gaberani di challenge dengan belajar karakter yang seharusnya, gausah diambil anjrit job nya. Kocak lu jamet,” komentar lainnya dari akun @se***.

“Ada yg bisa jelasin ke dia engga sih, bukan masalah rasisnya, tapi dia kayak ngeremehin, dalam artian dia mau ciptain karakter dia sendiri, engga mau riset duluka, ini remake, ya Tuhan gimana jelasinnya. Aktor aktris lain biasanya riset dulu kalau meranin karakter,” tulis komentar dari akun @an***.

Baca Juga:  Pamer Foto Mesra di Medsos, Jefri Nichol dan Zahwa Massaid Pacaran?

Trending