Connect with us

Berita

Viral! Bayi 9 Bulan Diberi Nasi Padang, Ada Banyak Potongan Cabai

Video bayi 9 bulan makan nasi padang dengan cabai viral. Dokter anak menjelaskan risiko kesehatan akibat pemberian makanan pedas pada bayi.

Actress 1299250

Published

on

Viral! Bayi 9 Bulan Diberi Nasi Padang, Ada Banyak Potongan Cabai
Viral! Bayi 9 Bulan Diberi Nasi Padang, Ada Banyak Potongan Cabai. Gambar: Kolase Tangkapan Layar [email protected]

MPN Indonesia 5 Februari 2025 - Sebuah video yang memperlihatkan seorang bayi berusia 9 bulan diberi makan nasi padang viral.

Dalam video yang diunggah di akun TikTok @ibu.1bahagia, tampak banyak potongan cabai pada makanan yang diberikan kepada bayi tersebut.

Hal ini menimbulkan berbagai reaksi, terutama terkait dampaknya terhadap kesehatan bayi.

Sejumlah netizen menyayangkan tindakan orang tua bayi tersebut, mengingat nasi padang dikenal dengan cita rasa pedas yang mungkin tidak cocok untuk bayi seusia itu.

“Kasihan lambungnya,” tulis salah satu netizen.

Komentar lain menyoroti risiko kesehatan yang bisa terjadi akibat pemberian makanan pedas pada bayi.

“Kalau sudah sakit perutnya, emaknya nangis-nangis. Boleh juga tapi lihat umur anak dulu,” ujar netizen lainnya.

Dokter Anak Beri Penjelasan Soal Makanan Pedas untuk Bayi

Menanggapi fenomena ini, anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nutrisi dan Penyakit Metabolik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Meta Herdiana Hanindita, SpA(K), memberikan penjelasan mengenai konsumsi makanan pedas bagi bayi.

Menurut dr. Meta, tidak ada aturan khusus dalam literatur medis mengenai usia tertentu untuk mulai mengonsumsi makanan pedas.

Ia menjelaskan bahwa toleransi terhadap makanan pedas sangat bergantung pada budaya dan kebiasaan makan di suatu daerah.

“Orang luar negeri yang tidak pernah makan makanan pedas, berapa pun usianya jika mencoba makanan pedas Indonesia bisa bereaksi juga,” ujarnya saat dihubungi pada Senin (27/1).

Meski demikian, dr. Meta menegaskan bahwa cabai tidak memiliki nutrisi esensial yang dibutuhkan bayi, melainkan hanya sebagai pemberi rasa.

Baca Juga:  Viral! Puluhan Karyawan Pabrik Boneka di Cianjur Kesurupan Massal

Oleh karena itu, pemberian makanan pedas pada bayi tidaklah penting, terutama saat bayi baru mulai menerima Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Risiko Kesehatan Akibat Makanan Pedas pada Bayi

Dr. Meta juga memperingatkan bahwa makanan pedas bisa menimbulkan risiko kesehatan bagi bayi.

“Yang saya lihat di video tadi ada banyak potongan cabai, tapi anaknya tampak baik-baik saja dan tidak merasa kepedasan. Pedas itu subjektif. Namun, karena bayi masih sensitif, makanan pedas bisa menyebabkan diare atau sakit perut,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sistem pencernaan bayi masih dalam tahap perkembangan, sehingga makanan dengan rasa yang terlalu kuat, termasuk pedas, dapat memicu reaksi yang tidak diinginkan.

Komposisi MPASI yang Dianjurkan

Dr. Meta menyampaikan bahwa pada usia 9 bulan, bayi membutuhkan MPASI yang seimbang, mencakup karbohidrat, lemak, protein (terutama hewani), serta sedikit sayur dan buah.

Terkait konsumsi nasi padang, ia menyatakan bahwa makanan tersebut tetap bisa diberikan, asalkan memenuhi standar nutrisi dan memiliki tekstur yang disesuaikan dengan kemampuan bayi.

“Nasi mengandung karbohidrat, santan sebagai sumber lemak, dan daging sebagai protein hewani. Teksturnya harus disesuaikan,” paparnya.

Namun, ia menekankan agar makanan tersebut tidak langsung diberikan dalam versi pedas.

“Nasi padangnya boleh, tapi jangan langsung pedas juga,” tambahnya.

Trending