Connect with us

Politik

Airlangga Bertemu Menteri UEA, Bahas Dukungan untuk Infrastruktur dan Energi Bersih

Airlangga Hartarto bertemu Menteri UEA dalam World Government Summit. Mereka membahas investasi UEA dalam transisi energi, infrastruktur, dan digitalisasi Indonesia.

Actress 1299250

Published

on

Airlangga Bertemu Menteri Uea, Bahas Dukungan Untuk Infrastruktur Dan Energi Bersih
Airlangga Bertemu Menteri UEA, Bahas Dukungan untuk Infrastruktur dan Energi Bersih. Gambar: Instagram/@airlanggahartarto_official

MPN Indonesia 12 Februari 2025 - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA), Suhail Mohamed Al Mazrouei, dalam rangkaian acara World Government Summit di Dubai.

Pertemuan ini membahas dukungan UEA terhadap Indonesia dalam pengembangan infrastruktur dan transisi energi bersih.

Dukungan UEA dalam Transisi Energi Indonesia

Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah peran UEA dalam mendukung transisi energi di Indonesia.

Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa UEA telah berinvestasi dalam berbagai proyek energi bersih, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang akan segera dimulai tahun ini.

Airlangga juga menyoroti proyek PLTS Cirata di Jawa Barat, yang menjadi salah satu investasi strategis UEA dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Proyek ini merupakan PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara dan menjadi langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Sementara itu, Menteri Suhail menegaskan bahwa UEA siap berperan sebagai mitra strategis dalam proyek energi hijau.

Salah satu rencana yang tengah dibahas adalah pembangunan PLTS dengan kapasitas hingga 10 gigawatt (GW), yang tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik tetapi juga membuka peluang ekspor listrik ke negara-negara tetangga.

Kolaborasi di Sektor Infrastruktur dan Digitalisasi

Selain kerja sama di bidang energi, Indonesia dan UEA juga membahas peluang investasi di sektor infrastruktur dan digitalisasi industri.

Airlangga Hartarto menyebut bahwa UEA merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia dan telah berkontribusi dalam pembangunan jalan tol, pelabuhan, serta proyek infrastruktur strategis lainnya melalui Abu Dhabi Growth Fund.

Baca Juga:  Bandara Internasional Dubai Ditutup Sementara Imbas Serangan Drone

Dalam sektor industri, kedua negara menyoroti pentingnya adopsi teknologi dalam meningkatkan efisiensi produksi.

Salah satu teknologi yang tengah dikembangkan adalah robotika dan sistem produksi tanpa awak (unmanned production), yang telah diterapkan dalam sektor manufaktur dan pertambangan.

Indonesia sendiri telah mulai mengadopsi teknologi ini, seperti penggunaan unmanned truck di area tambang Freeport.

UEA juga menekankan perlunya pembangunan pusat data (data center) sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan layanan data global, khususnya dari negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China.

Dalam hal ini, UEA menyatakan kesiapan untuk berinvestasi dan mengundang lebih banyak pelaku usaha untuk berkolaborasi dengan Indonesia dalam pengembangan infrastruktur digital.

Komitmen UEA untuk Kemitraan Jangka Panjang

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Indonesia siap melanjutkan kerja sama bilateral dengan UEA melalui berbagai format.

Kerja sama ini mencakup sektor energi, infrastruktur, digitalisasi, serta proyek strategis lainnya.

Menteri Suhail Mohamed Al Mazrouei juga menyatakan bahwa UEA tertarik untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Ia menekankan bahwa negaranya melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam mendorong industrialisasi dan membangun sistem power grid di kawasan ASEAN, yang hingga kini masih dalam tahap perencanaan.

“Kami sangat berminat untuk meningkatkan investasi dan siap mendukung Indonesia dalam menciptakan peluang ekonomi baru melalui investasi di sektor energi, digitalisasi, dan industrialisasi,” ujar Menteri Suhail dalam pertemuan tersebut.

Trending