Connect with us

Ekonomi

Danantara Bakal Kelola 7 BUMN dengan Aset Terbesar, Berikut Daftarnya!

Presiden Prabowo luncurkan Danantara untuk kelola aset BUMN senilai Rp14.670 triliun. Super holding ini ditargetkan dorong ekonomi hingga 8 persen.

Profile Nida MPN Indonesia

Published

on

Danantara Bakal Kelola 7 Bumn Dengan Aset Terbesar, Berikut Daftarnya!
Danantara Bakal Kelola 7 BUMN dengan Aset Terbesar, Berikut Daftarnya! Gambar : Instagram/@sekretariat.kabinet

MPN Indonesia 24 Februari 2025 - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Senin (24/2).

Pembentukan Danantara didasari oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 mengenai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2025 tentang organisasi dan tata kelola Danantara.

Danantara bertujuan mengelola aset tujuh BUMN strategis dengan total nilai mencapai sekitar Rp14.670 triliun.

Lembaga ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset negara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui investasi berkelanjutan.

Selain mengelola aset tujuh BUMN terbesar, Danantara juga akan mengonsolidasikan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA), yang sebelumnya dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan aset sekitar Rp163 triliun.

Daftar 7 BUMN dengan Aset Terbesar yang Dikelola Danantara

Danantara akan mengelola tujuh BUMN dengan kepemilikan aset terbesar di Indonesia, yang dipilih dari total 47 BUMN yang ada saat ini. Berikut adalah daftar lengkapnya, melansir dari infobanknews.com:

1. Bank Mandiri
Sebagai bank pelat merah terbesar di Indonesia, Bank Mandiri memiliki total aset sekitar Rp2.427 triliun per Desember 2024, dengan pertumbuhan 11 persen secara tahunan.

2. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Fokus pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), BRI mencatat aset sebesar Rp1.992,98 triliun per Desember 2024.

3. Bank Negara Indonesia (BNI)
Aset BNI mencapai Rp1.129,8 triliun pada akhir Desember 2024, menjadikannya salah satu BUMN dengan aset terbesar yang dikelola oleh Danantara.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini 26 Desember 2025 Naik Rp13.000 per Gram!

4. Perusahaan Listrik Negara (PLN)
PLN memiliki aset senilai Rp1.691 triliun per semester I tahun 2024, meningkat Rp102 triliun sejak 2020.

5. Pertamina
Aset Pertamina tumbuh signifikan sebesar 32 persen pada periode 2020 hingga akhir 2023, mencapai USD 91,1 miliar atau setara Rp1.390 triliun pada akhir 2023.

6. Telkom Indonesia
Sebagai pemimpin di sektor telekomunikasi, Telkom mencatat aset sebesar Rp318 triliun. Perusahaan ini memegang peran penting dalam pengembangan infrastruktur digital di Indonesia.

7. Mining Industry Indonesia (MIND ID)
Holding BUMN di sektor pertambangan ini memiliki aset sebesar Rp259 triliun dan mengelola perusahaan tambang besar seperti PT Freeport Indonesia dan PT Vale Indonesia.

Struktur Kepengurusan dan Peran dalam Investasi

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani sebagai Kepala BPI Danantara.

Sementara itu, posisi Ketua Dewan Pengawas dipegang oleh Menteri BUMN Erick Thohir, dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai anggota.

Muliaman Darmansyah Hadad, yang sebelumnya ditunjuk sebagai Kepala BPI Danantara pada 22 Oktober 2024, kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pengawas.

Selain itu, Dony Oskaria diangkat sebagai Chief Operating Officer (COO), dan Pandu Sjahrir sebagai Chief Investment Officer (CIO), bertugas mengelola investasi holding BUMN.

Danantara memiliki wewenang untuk mengelola dividen dari Holding Investasi, Holding Operasional, dan BUMN, serta menyetujui penambahan atau pengurangan penyertaan modal.

Lembaga ini juga dapat melakukan restrukturisasi BUMN, termasuk penggabungan, pengambilalihan, dan pemisahan perusahaan, demi optimalisasi aset negara.

Investasi dan Dampak Ekonomi

Danantara diproyeksikan menjadi super holding yang mengelola aset BUMN senilai 900 miliar dolar AS atau sekitar Rp14.670 triliun (kurs Rp16.300).

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini 11 September 2026 Ambruk jadi Segini

Pada tahap awal, Danantara akan diberikan dana awal sebesar 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp326 triliun yang berasal dari efisiensi anggaran APBN.

Dengan dana tersebut, Danantara diharapkan dapat memulai hingga 20 proyek bernilai miliaran dolar, yang fokus pada sektor energi terbarukan, pengembangan industri manufaktur, hilirisasi, dan pangan.

Presiden Prabowo Subianto optimis bahwa Danantara dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen.

(AKM/NID/RAD)

has a strong interest in media and technology, possesses SEO writing skills, and is adept at breaking down the latest digital trends.

Trending