Connect with us

Berita

Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Mudik Gratis, Sebanyak 520 Unit Bus Dikerahkan

Pemprov DKI Jakarta gelar mudik gratis Lebaran 2025 dengan 520 bus. Program ini didukung Kemenhub untuk kelancaran arus mudik dan balik.

Logompn

Published

on

Pemprov dki jakarta akan gelar mudik gratis, sebanyak 520 unit bus dikerahkan
Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Mudik Gratis, Sebanyak 520 Unit Bus Dikerahkan. Gambar : Instagram/@kemenhub151

MPN Indonesia 4 Maret 2025 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2025.

Program ini diselenggarakan dengan dukungan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik. Sebanyak 520 unit bus disiapkan untuk mengangkut para pemudik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Pemprov DKI telah berkoordinasi dengan Kemenhub dalam penyelenggaraan program ini.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Balai Kota Jakarta pada Senin (3/3).

“Kami juga akan mengadakan program mudik gratis, rencananya lebih dari 520 bus. Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan minta untuk dikawal,” ujar Pramono, dalam keterangan tertulis, dilansir dari kompas.com, pada Selasa (4/3).

Dukungan Pemprov DKI untuk Kelancaran Mudik

Selain menyediakan layanan mudik gratis, Pemprov DKI Jakarta juga mendukung berbagai aspek lain dalam penyelenggaraan mudik Lebaran 2025.

Dukungan tersebut meliputi penyediaan Posko Angkutan Lebaran, pengaturan lalu lintas, serta sosialisasi keselamatan berkendara.

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi dephub.go.id, Menhub Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa ada empat aspek utama yang perlu mendapat perhatian dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran.

  1. Keberadaan Posko Angkutan Lebaran dan Mudik Gratis untuk memastikan kesiapan armada dan keamanan perjalanan.
  2. Peningkatan akses layanan angkutan feeder, agar pemudik lebih mudah menjangkau terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara.
  3. Pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik dan balik.
  4. Penyediaan informasi serta sosialisasi keselamatan berkendara, khususnya bagi pengguna kendaraan pribadi.
Baca Juga:  Volume kendaraan Menuju Cikampek Sudah Mulai Turun

Penerapan Work From Anywhere untuk Atur Persebaran Pemudik

Untuk mengurangi lonjakan pemudik dalam waktu bersamaan, Pemprov DKI Jakarta mendukung kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini rencananya akan diterapkan mulai 24 Maret 2025.

“Kalau nanti pemerintah pusat menerapkan Work From Anywhere yang rencananya dimulai tanggal 24 Maret, maka pemerintah Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya,” kata Pramono.

Menhub Dudy menilai kebijakan ini dapat membantu menyebar arus keberangkatan pemudik, sehingga tidak terjadi kepadatan lalu lintas pada puncak arus mudik Lebaran 2025.

Aplikasi untuk Cegah Double Booking Mudik Gratis

Agar program mudik gratis berjalan efektif, Kemenhub akan memperkenalkan aplikasi khusus untuk menghindari pemesanan ganda (double booking) dalam pendaftaran tiket mudik.

“Dari Kemenhub akan memperkenalkan aplikasi untuk para penyelenggara, sehingga itu bisa dibuat untuk double check dari para pemudik yang melakukan pemesanan,” ujar Dudy.

Selain itu, pemesanan tiket mudik Lebaran 2025 sudah dibuka sejak 1 Maret 2025 dan dapat dilakukan untuk perjalanan 24 Maret hingga 7 April melalui berbagai platform agen travel.

Harapan untuk Mudik yang Aman dan Nyaman

Pemprov DKI Jakarta menargetkan kuota 22.400 penumpang dalam program mudik gratis tahun ini.

Menhub Dudy menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini karena dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya selama periode mudik Lebaran 2025.

Selain itu, Kemenhub juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL), yang berpotensi menyebabkan kecelakaan dan kerusakan jalan.

Pemprov DKI diminta memperketat uji KIR bagi truk-truk berskala besar guna meningkatkan keselamatan di jalan raya.

Gubernur Pramono menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Kemenhub, tidak hanya untuk penyelenggaraan mudik Lebaran 2025, tetapi juga untuk kebijakan transportasi lainnya di masa mendatang.

Baca Juga:  Anti Ribet! Tips Mudik Naik Motor Jarak Jauh Biar Gak Tumbang di Jalan

“Intinya, Pemprov Jakarta siap mendukung Kemenhub untuk melancarkan arus mudik dan balik Lebaran 2025,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending