Sosial
Jakarta Siaga! BPBD dan Pemprov Kompak Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Awas Banjir Lagi
Pemprov DKI peringatkan cuaca ekstrem 11-20 Maret 2025. Warga diminta waspada banjir dan mengikuti langkah mitigasi yang telah disiapkan pemerintah.
MPN Indonesia 12 Maret 2025 - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir di ibu kota.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi pada Senin (10/3), Pemprov DKI mengumumkan status “Jakarta Siaga” dari 11 hingga 20 Maret 2025.
Peringatan ini dikeluarkan karena curah hujan diprediksi meningkat secara signifikan dalam periode tersebut.
“Peringatan dini Jakarta siaga 11-20 Maret 2025. Cuaca ekstrem & hujan di Jakarta diprediksi meningkat,” tulis pengumuman tersebut, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @dkijakarta, pada Rabu (12/3).
Potensi Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi
Menurut Pemprov DKI, potensi banjir akan meningkat jika curah hujan mencapai lebih dari 150 mm/hari.
Untuk mengantisipasi dampak tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah, di antaranya:
- Modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah daratan.
- Pengerukan kali dan waduk guna meningkatkan kapasitas tampungan air.
- Normalisasi sungai untuk memperlancar aliran air ke hilir.
- Beberapa program jangka panjang menengah, seperti normalisasi, termasuk penggalian dan penyodetan.
“Jika curah hujan di atas 150 mm/hari, kemungkinan banjir akan kembali melanda,” tulis pernyataan Pemprov DKI di Instagram yang mengutip informasi dari BMKG.
Langkah Antisipasi Pemprov DKI
Sebagai bentuk mitigasi, Pemprov DKI Jakarta bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah melakukan berbagai persiapan menghadapi cuaca ekstrem.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta agar operasi modifikasi cuaca (OMC) dilakukan lebih awal untuk mencegah dampak curah hujan tinggi.
“Besok akan lebih intens karena kemungkinan besoklah yang tertinggi. Saya sudah bicara dengan Kepala Dinas Sumber Daya Air untuk modifikasi dimulai lebih dini. Supaya kalau cuaca seperti yang diperkirakan BMKG, maka bisa tertangani dari awal,” ujar Pramono Anung di Pasar Induk Kramat Jati.
Selain itu, modifikasi cuaca telah dilakukan secara bertahap untuk mengarahkan hujan turun di wilayah laut, guna mengurangi intensitas curah hujan di Jakarta.
“Kita secara bertahap perlahan sudah melakukan modifikasi cuaca. Ini termasuk sebenarnya sudah terjadi,” tambahnya.
Imbauan bagi Warga Jakarta
Dalam menghadapi potensi banjir, warga Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan langkah-langkah darurat sebagai berikut:
- Menghubungi layanan darurat 112 jika mengalami kondisi berbahaya akibat cuaca ekstrem.
- Menyiapkan tas darurat bencana yang berisi dokumen penting, pakaian, makanan, dan kebutuhan darurat lainnya.
- Mengecek titik evakuasi terdekat untuk berjaga-jaga jika terjadi keadaan darurat.
- Memantau informasi cuaca secara rutin melalui kanal resmi seperti BMKG, BPBD, dan Pemprov DKI.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
