Connect with us

Lifestyle

Sambut Idulfitri, Ini 7 Sunnah yang Bisa Dilakukan Sebelum Salat Ied

Dikutip MPN Indonesia dari berbagai sumber, berikut tujuh amalan sunah yang dianjurkan sebelum salat Idul Fitri:

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 18t154258.749
Amalan sunah sebelum salat Idul Fitri | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 29 Maret 2025 - Menyambut Idulfitri, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan berbagai amalan sunah sebelum melaksanakan salat Idul Fitri.

Amalan ini merupakan bagian dari tradisi keagamaan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan menjadi kebiasaan umat Islam dalam merayakan lebaran.

Dikutip MPN Indonesia dari berbagai sumber, berikut tujuh amalan sunah yang dianjurkan sebelum salat Idulfitri:

1. Mengumandangkan Takbir

Salah satu amalan sunah yang dianjurkan sebelum salat Idulfitri adalah memperbanyak bacaan takbir.

Takbir ini dimulai sejak malam terakhir Ramadan hingga pagi hari tanggal 1 Syawal.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللهَ

Artinya: “Dan sempurnakanlah bilangan Ramadan, dan bertakbirlah kalian kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah: 185).

Dikutip MPN Indonesia dari laman NU Online, takbir yang dianjurkan dalam Idulfitri disebut takbir mursal, yaitu takbir yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.

2. Makan Sebelum Berangkat Salat

Sebelum melaksanakan salat Idulfitri, dianjurkan untuk makan terlebih dahulu. Anjurannya adalah makan kurma dengan jumlah ganjil seperti satu atau tiga butir.

Anjuran makan sebelum salat Idulfitri disebutkan dalam kitab Al-Umm oleh Imam al-Nawawi, dan hukumnya makruh jika ditinggalkan.

3. Mandi Sebelum Salat Idulfitri

Mandi sebelum salat Idulfitri merupakan sunah yang sangat dianjurkan untuk menyucikan diri secara lahir dan batin.

Waktu mandi dimulai sejak tengah malam hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.

Berikut niat mandi sebelum salat Idulfitri:

نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu ghusla ‘idil fithri sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat mandi Idulfitri, sunah karena Allah.”

Baca Juga:  Koko Katun Paling Banyak Dicari untuk Lebaran 2025, Pilihan yang Stylish dan Nyaman!

4. Mengenakan Pakaian Terbaik

Umat Muslim dianjurkan mengenakan pakaian yang bersih, sopan, dan rapi saat lebaran.

Pakaian berwarna putih lebih utama, namun jika ada pakaian lain yang lebih baik, maka diperbolehkan untuk mengenakannya.

Selain pakaian, dianjurkan juga untuk berhias dengan cara yang tidak berlebihan, seperti memotong kuku, membersihkan badan, dan memakai wewangian.

5. Menggunakan Wewangian

Sebelum salat Idulfitri, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk memakai wewangian. Namun, penggunaannya harus sewajarnya dan tidak berlebihan.

Memakai minyak wangi bertujuan untuk menunjukkan kebersihan dan kebahagiaan dalam menyambut lebaran.

6. Berjalan Kaki ke Tempat Salat

Jika memungkinkan, disunahkan untuk berjalan kaki menuju tempat salat Idulfitri. Sayyidina Ali RA berkata:

مِنْ السُّنَّةِ أَنْ يَخْرُجَ إلَى الْعِيدِ مَاشِيًا

Artinya: “Termasuk sunah Nabi adalah keluar menuju tempat salat Id dengan berjalan.” (HR. al-Tirmidzi)

Namun, bagi yang tidak mampu seperti orang tua atau penyandang disabilitas, diperbolehkan menggunakan kendaraan.

7. Berbeda Rute saat Berangkat dan Pulang

Sunah lain yang dianjurkan adalah menggunakan rute yang berbeda saat pergi dan pulang dari tempat salat Idulfitri.

Hal ini bertujuan untuk menambah pahala dan memperbanyak pertemuan dengan sesama Muslim.

Anjuran ini juga berlaku dalam ibadah lainnya seperti haji dan membesuk orang sakit, sebagaimana disebutkan oleh Imam al-Nawawi dalam kitab Riyadl al-Shalihin.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending