Connect with us

Berita

Anggota Polda Bali yang Dikenal Ceria Tewas Bunuh Diri di Jembatan Tukad Bakung, Tinggalkan Pesan Ini

Anggota Polda Bali inisial AES (42) tewas di bawah Jembatan Tukad Bangkung, Bali, Minggu (16/3).

Actress 1299250

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 19t094526.642
Kondisi di Jembatan Tukad Bangkung Bali saat polisi mengevakuasi jasad anggota Polda Bali yang diduga bunuh diri | Gambar: X/@creepyroom

Bali, MPN Indonesia 19 Maret 2025 - Seorang anggota Polda Bali berinisial AES (42) ditemukan tewas di bawah Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, Bali, Minggu (16/3).

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy mengatakan AES diduga tewas karena bunuh diri.

“Benar anggota Polda Bali, kejadian siang tadi sekitar jam 12.30 WITA,” kata Ariasandy, dikutip MPN Indonesia dari CNN Indonesia.

“Diduga kuat yang bersangkutan bunuh diri,” tegasnya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan kepolisian, AES terakhir terlihat meninggalkan rumah pada Sabtu (15/3) malam dengan mengendarai mobil Suzuki Splash merah bernomor polisi DK 1738 QF.

Keberadaan terakhirnya terlacak di sekitar Jembatan Tukad Bangkung, yang merupakan jembatan tertinggi di Bali dengan pilar setinggi 71,14 meter.

Pada Minggu (16/3), warga menemukan kendaraan AES terparkir di tepi jalan jembatan dalam kondisi lampu masih menyala. Karena curiga, warga melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

Polisi yang datang ke lokasi menemukan mobil tersebut dalam keadaan kosong. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu tas selempang berisi selembar surat wasiat, KTP, SIM C, dua ponsel, Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri, dan sebuah topi.

Petugas kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi dan menemukan jasad AES tergeletak di bawah jembatan dalam kondisi meninggal dunia.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan dan selesai sekitar pukul 15.50 WITA.

Jenazah AES kemudian dibawa ke rumah duka di kampung halamannya di Selemadeg, Tabanan.

Surat Wasiat yang Ditinggalkan

Di dalam mobil AES, polisi menemukan surat wasiat yang diduga ditulis sebelum mengakhiri hidupnya.

Dalam surat tersebut, AES menyampaikan permintaan maaf kepada istri, anak-anak, orang tua, serta saudaranya.

Baca Juga:  Nagita Slavina Jadi Donatur Tetap Panti Asuhan di Bali

Ia juga mengungkapkan rasa sayangnya dan berpesan agar keluarganya tetap kuat menghadapi kepergiannya.

Selain itu, AES menitipkan anak-anaknya kepada sang istri dan meminta adiknya untuk turut menjaga keluarga mereka.

Dikenal sebagai Sosok Ceria

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan bahwa AES dikenal sebagai sosok ceria di lingkungan kerja.

Ia juga menyebut tidak ditemukan indikasi tekanan atau masalah di tempat kerja yang dapat menjadi pemicu tindakan ini.

“Ya ceria, mantan anggota humas juga, suka buat konten segala macam. Saya lihat nggak ada persoalan,” kata Ariasandy, dikutip MPN Indonesia dari DetikBali.

(AKM/NID/RAD)

Trending