Connect with us

Politik

Pelaksanaan Panen Raya 2025 yang Dipimpin Wagub Rano Karno Disiarkan secara Online

Wagub DKI Rano Karno pimpin Panen Raya 2025 di Pulo Gebang. Hasil panen 20 ton didistribusikan ke warga jelang Idul Fitri untuk ketahanan pangan Jakarta.

Logompn

Published

on

Pelaksanaan panen raya 2025 yang dipimpin wagub rano karno disiarkan secara online
Pelaksanaan Panen Raya 2025 yang Dipimpin Wagub Rano Karno Disiarkan secara Online. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 20 Maret 2025 - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memimpin pelaksanaan Panen Raya 2025 yang berlangsung di Lahan Pertanian Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Rabu (18/3).

Acara ini juga disiarkan secara daring dan diikuti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) se-Jakarta serta jajaran Institut Pertanian Bogor (IPB), yang berperan dalam penyuluhan dan edukasi pertanian.

Distribusi Hasil Panen ke Masyarakat

Dalam panen raya ini, Rano Karno menegaskan agar hasil panen yang diperoleh tidak dijual, melainkan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Hasil panen tidak usah dijual, bagi-bagi sama masyarakat. Setiap wali kota distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. 20 ton itu bukan nilai yang kecil. Sekarang kita bagi-bagi menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Rano Karno kepada MPN Indonesia di Lahan Pertanian Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Rabu (18/3).

Sinergi Pemprov DKI Jakarta untuk Ketahanan Pangan

Rano Karno juga mengimbau seluruh jajaran pemerintahan di wilayah administratif Jakarta untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas stok dan harga pangan.

Langkah ini dilakukan agar ketersediaan pangan bagi warga Jakarta tetap terjaga, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri hingga akhir tahun.

Dalam Panen Raya ini, hasil yang diperoleh mencapai 20 ton, terdiri dari berbagai komoditas pertanian, termasuk cabai dan ikan.

Panen ini dilakukan dengan menerapkan sistem pertanian pintar (smart farming) di rumah kaca (greenhouse), yang memungkinkan produksi hasil tani lebih efisien dan berkelanjutan.

“Hari ini saya melakukan panen di rumah kaca dengan sistem pertanian pintar. Ini memang panen raya serentak di beberapa kota madya bahkan di Kepulauan Seribu yang terdaftar di 266 titik dengan potensi hasil sekitar 20 ton segala macam aspek mulai cabai sampai ada ikan,” kata Rano Karno.

Baca Juga:  Kampus Uniska Kalimantan Selatan Terkepung Karhutla, Perkuliahan Diliburkan

Lokasi Panen Raya di 266 Titik

Panen raya ini tidak hanya berlangsung di Pulo Gebang, tetapi juga di 266 titik lainnya yang tersebar di berbagai wilayah DKI Jakarta, termasuk:

  • Jakarta Pusat: Pokdakan Selaras Komplek Angkasa Pura
  • Jakarta Timur : Lahan Pertanian Pulo Gebang
  • Jakarta Barat: Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembangan
  • Jakarta Selatan: Taman Sehati Pesanggrahan
  • Jakarta Utara: Rooftop gedung parkir Wali Kota
  • Kepulauan Seribu: Pokdakan Tidung Mandiri, Pulau Tidung

Pelaksanaan panen ini dilakukan secara serentak, dengan hasil yang kemudian akan didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di setiap wilayah.

Kolaborasi dengan IPB dan Pemerintah Kota

Dalam pelaksanaan Panen Raya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memberikan pendampingan dan penyuluhan terkait pertanian.

Selain itu, acara ini turut disaksikan secara daring oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) se-Jakarta, yang berperan dalam mendukung pendistribusian hasil panen ke masyarakat.

Dengan adanya Panen Raya 2025, Pemprov DKI Jakarta menargetkan peningkatan ketahanan pangan serta membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

(AKM/NID/RAD)

Trending