Connect with us

Berita

Dishub DKI Temukan Bus Tak Layak Jalan saat Cek Angkutan Mudik di Terminal Kalideres

Kepala Dishub Jakarta, Syafrin Liputo mengecek persiapan angkutan mudik lebaran 2025 di terminal Kalideres, Senin (24/3).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 24t161222.875
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo saat lakukan pengecekan di Terminal Kalideres, Senin (24/3) | Gambar: MPN Indonesia/Adi

MPN Indonesia 24 Maret 2025 - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta, Syafrin Liputo melakukan pengecekan persiapan angkutan mudik lebaran Idul Fitri 2025 di terminal Kalideres, Jakarta Barat, Senin (24/3).

Syafrin bersama jajaran kepolisian satuan lalu lintas Jakarta Barat mengecek ruang tunggu pemudik dan loket tiket. Dalam kesempatan itu Syafrin pun sempat berdialog dengan sejumlah pemudik.

“Hari ini saya melakukan monitoring terhadap pelaksanaan angkutan lebaran tahun 2025 di mana sebagaimana diketahui, kami ke terminal AKAP Jakarta dan juga terminal bantuan dalam rangka penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini,” kata Syafrin kepada MPN Indonesia di lokasi.

Temuan Armada Bus Tidak Layak Jalan

Dalam inspeksi teknis terhadap armada bus, ditemukan beberapa kendaraan dari luar Jakarta yang tidak memenuhi persyaratan kelayakan teknis.

Syafrin menyampaikan bahwa temuan ini menjadi perhatian serius pihaknya.

“Secara keseluruhan untuk sarana prasarana pendukung semuanya sudah siap. Memang dari sisi armada bus, kami masih saja menemukan armada bus dari luar Jakarta yang belum memenuhi syarat kelayakan dari sisi teknis,” kata Syafrin.

Ia menegaskan bahwa pihak operator armada yang ditemukan tidak layak jalan telah diminta untuk segera melakukan perbaikan dan memenuhi standar teknis yang ditentukan.

“Saya telah meminta pihak operator armada bus yang tidak layak jalan itu untuk segera melengkapinya,” ujarnya.

Strategi Atasi Terminal Bayangan

Selain pemeriksaan bus, Dishub Jakarta juga menyoroti masalah terminal bayangan yang masih marak, khususnya di wilayah Jakarta Barat.

Untuk mengatasi hal tersebut, Syafrin menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga terminal bantuan di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Ribuan Pemudik Tiba di Terminal Kalideres Hari ini, Dominasi dari Sumatra dan Jawa

“Kita siapkan tiga terminal bantuan untuk meminimalisir keberadaan terminal bayangan yang berada di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Selatan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memilih terminal resmi milik pemerintah sebagai titik keberangkatan mudik guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

Terminal resmi yang disarankan meliputi Terminal Kalideres, Kampung Rambutan, Tanjung Priok, dan Pulogebang.

“Kami selalu melakukan penindakan terhadap keberadaan terminal bayangan dan mengimbau agar masyarakat memilih mudik melalui terminal-terminal resmi milik pemerintah agar terjamin pula keamanan dan kenyamanannya,” tambahnya.

Lonjakan Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres

Sejak H-8 Lebaran, Terminal Kalideres telah memberangkatkan sebanyak 1.500 pemudik dengan tujuan ke berbagai kota di Pulau Sumatra dan Jawa.

Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain menyampaikan bahwa jumlah penumpang mengalami lonjakan signifikan.

“Sudah ada peningkatan jumlah pemudik yang berangkat sejak kemarin hingga H-7 hari ini. Jumlah pemudiknya pun telah mencapai 100 persen,” kata Revi.

 (AKM/NID/RAD)

Trending