Berita
Sindir Konten Willie Salim soal Rendang, UAS: Itu Namanya Rendang Konspirasi!
Kehebohan konten rendang Willie Salim dikomentari oleh Ustaz Abdul Somad (UAS).
MPN Indonesia 25 Maret 2025 - Willie Salim menjadi sorotan publik setelah video masak besar rendang yang dibuatnya di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, menuai kontroversi.
Willie Salim diduga sengaja men-setting kejadian tersebut agar kontennya viral. Alhasil, tak sedikit yang menilai tindakan Willie telah mencemarkan nama baik Palembang.
Kehebohan ini bahkan sampai dikomentari oleh Ustaz Abdul Somad (UAS). Ia mengatakan konten rendang itu adalah konspirasi.
Pertanyakan Proses Memasak Rendang
UAS mempertanyakan proses memasak rendang sebanyak 200 kilogram dengan api kecil, yang menurutnya tidak sesuai dengan kaidah memasak rendang.
Ia menegaskan bahwa masakan tersebut seharusnya dimasak selama minimal empat jam dan menggunakan api besar agar matang sempurna.
“Jadi kalau apinya kecil, rendangnya sebanyak itu ditinggalkan, itu memang namanya rendang konspirasi,” ujar UAS saat Tabligh Akbar Tasyakuran RD-PS di Benteng Kuto Besak, Palembang, Minggu (23/3) malam, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @palembang.terciduk_id.
Lebih lanjut, UAS mengingatkan pentingnya menjaga citra kota Palembang.
“Orang Palembang wajib menjaga, mempertahankan harkat martabat dirinya,” ujar UAS.
Permintaan Maaf Willie Salim
Merespons kecaman yang datang dari berbagai pihak, Willie Salim telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada warga Palembang melalui akun Instagram pribadinya @willie27_.
Ia mengaku bersalah atas ketidaksiapan dalam memasak daging rendang sebanyak 200 kilogram, dan menyebut kejadian ini sebagai pengalaman pertamanya dalam memasak untuk banyak orang.
“Saya minta maaf untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti. Gara-gara rendang viral banyak narasi yang tidak enak terhadap warga Palembang,” kata Willie.
Ia menambahkan bahwa kekeliruan sepenuhnya menjadi tanggung jawab dirinya sendiri, bukan masyarakat Palembang.
Dilaporkan ke Polisi
Dampak dari konten tersebut meluas hingga ke ranah hukum. Kantor hukum Ryan Gumay Lawfirm melaporkan Willie Salim ke Polda Sumatera Selatan pada Sabtu (22/3).
Muhammad Gustryan, pimpinan firma hukum tersebut, menyatakan bahwa laporan tersebut diajukan sebagai bentuk ketidaksetujuan masyarakat Palembang terhadap isi konten.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
