Connect with us

Viral

Pria yang Palak Tukang Cukur di Lebak Bulus Akhirnya Minta Maaf dan Akui Menyesal

Pria yang minta THR ke tukang cukur di Cilandak sampaikan permintaan maaf, klarifikasi tak ada unsur pemaksaan, usai videonya viral jelang Lebaran.

Logompn

Published

on

Pria yang palak tukang cukur di lebak bulus akhirnya minta maaf dan akui menyesal
Pria yang Palak Tukang Cukur di Lebak Bulus Akhirnya Minta Maaf dan Akui Menyesal. Gambar : Instagram/@polisijaksel

MPN Indonesia 28 Maret 2025 - Seorang pria yang terekam dalam video saat meminta tunjangan hari raya (THR) kepada seorang tukang cukur di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan, menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya pada Senin malam (24/3).

Permintaan maaf ini disampaikan melalui sebuah video pendek yang direkam oleh tim Bhabinkamtibmas Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak.

Dalam video tersebut, pria yang mengaku bernama Tengku mengungkapkan penyesalannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Kejadian pemalakan ini pertama kali diterima MPN Indonesia pada Senin (24/3), yang memperlihatkan pria berbaju kuning dengan kalung rantai meminta uang dari seorang tukang cukur.

Lokasi kejadian berada di wilayah Jakarta Selatan, tepatnya di Cilandak, dan menjadi perhatian publik karena dugaan pemaksaan saat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pelaku Akui Kesalahan dan Sampaikan Permintaan Maaf

Dalam video klarifikasinya dalam unggahan Instagram @polisijaksel pada Rabu (26/3), Tengku mengenakan baju garis-garis abu-abu dan beberapa kali membungkukkan badan sebagai bentuk permintaan maaf.

Ia mengaku bahwa aksinya tidak dimaksudkan sebagai bentuk pemalakan.

Menurutnya, ia hanya berinisiatif meminta uang untuk keperluan lebaran, khususnya membeli ketupat, dan tidak ada unsur paksaan dalam permintaan tersebut.

“Saya atas nama Tengku ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas kelakuan saya tadi siang,” ujar Tengku, dikutip MPN Indonesia melalui unggahan Instagram @polisijaksel, pada Jumat (28/3).

Ia menambahkan bahwa yang dilakukan hanyalah “pembijaksanaan THR” dan bukan pemaksaan kepada tukang cukur.

“Meminta uang inisiatif bukan untuk memalak tukang cukur, tetapi untuk pembijaksanaan THR, tidak memaksa,” lanjutnya.

Tengku juga menyatakan penyesalannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Baca Juga:  Menteri Ketenagakerjaan Terima Perwakilan Pengemudi Online, Tegaskan Komitmen THR dan Finalisasi Regulasi

“Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kelakuan saya dan saya janji tidak mengulanginya lagi dan menyesal,” ujarnya menutup klarifikasinya.

Kronologi Kejadian

Kejadian tersebut semula menarik perhatian publik setelah video pria meminta THR kepada seorang tukang cukur diunggah di media sosial.

Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat sempoyongan dan mengaku sebagai anggota sebuah organisasi masyarakat (ormas).

Ia menyampaikan permintaan uang dengan mengatakan, “Mau minta inisiatifnya aja buat ketupat lebaran.”

Kejadian yang terekam di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan, ini memunculkan kekhawatiran terkait potensi pemalakan terhadap pelaku usaha kecil, termasuk tukang cukur.

Meski pelaku menyatakan tidak memaksa, tindakan tersebut tetap menuai sorotan, khususnya menjelang masa pemberian THR yang menjadi hak para pekerja formal.

Penanganan dan Klarifikasi Pihak Berwenang

Pihak Bhabinkamtibmas Kelurahan Lebak Bulus segera merespons kejadian tersebut dengan merekam klarifikasi dari pelaku.

Klarifikasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa tindakan semacam itu tidak dibenarkan dan agar tidak terjadi kekhawatiran yang lebih luas.

Dengan lokasi kejadian yang berada di sekitar Lebak Bulus, aparat setempat juga menegaskan pentingnya keamanan dan kenyamanan bagi pelaku usaha kecil seperti tukang cukur, terutama menjelang hari raya.

Klarifikasi dari Tengku diharapkan dapat mengakhiri kekhawatiran masyarakat seputar aksi pemalakan menjelang lebaran.

(AKM/NID/RAD)

Trending