Connect with us

Viral

Wanita jadi Korban Pelecehan di Stasiun Tanah Abang, KAI akan Tindak Tegas Pelaku

Wanita diduga jadi korban pelecehan seksual di Stasiun Tanah Abang. KAI telusuri pelaku lewat CCTV dan koordinasi dengan polisi.

Logompn

Published

on

Wanita jadi korban pelecehan di stasiun tanah abang, pelaku tumpahkan cairan ke celana korban
Wanita jadi Korban Pelecehan di Stasiun Tanah Abang, Pelaku Tumpahkan Cairan ke Celana Korban. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@indra_papsky

MPN Indonesia 7 April 2025 - Seorang wanita diduga menjadi korban pelecehan seksual di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (2/4), malam ketiga perayaan Idulfitri 2025.

Kejadian tersebut menarik perhatian publik setelah diungkap oleh seorang sopir taksi online melalui akun Instagram @indra_papsky, pada Kamis (3/4).

Insiden ini menyoroti isu hukum dan kriminal di ruang publik, khususnya dalam kasus kriminal terkait pelecehan seksual di kawasan transportasi umum.

Kronologi Kejadian di Stasiun Tanah Abang

Peristiwa bermula ketika korban, yang identitasnya belum diungkap, turun dari KRL di Stasiun Tanah Abang.

Korban merasa diikuti oleh seorang pria dari peron hingga ke bagian bawah stasiun.

Saat menaiki eskalator, pelaku diduga menyemprotkan cairan yang kuat diduga sebagai sperma ke bagian belakang celana korban.

“Tadi aku pas turun dari eskalator, gak nyadar ada cowok di belakang aku terus dia numpahin pjnya dia di celana belakang,” ujar korban, dikutip MPN Indonesia dalam sebuah rekaman video yang diunggah di Instagram @indra_papsky, pada Senin (7/4).

Video tersebut diambil di dalam mobil oleh pengemudi taksi online yang menjemput korban.

Dalam kondisi emosional dan trauma, korban menangis dan meminta tisu kepada sopir taksi online.

Ia juga mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya menggunakan KRL.

Korban kemudian diantar ke kawasan Kemang, Jakarta Selatan, sekitar pukul 19.55 WIB.

Reaksi dari Korban dan Upaya Pelaporan

Korban sempat mencoba melaporkan kejadian ini kepada petugas, namun diarahkan untuk melanjutkan proses pelaporan di Stasiun Juanda.

Baca Juga:  Pelaku Curanmor yang Tembak Warga di Palmerah Ditangkap Polisi!

“Sudah lapor, terus disuruh ke Stasiun Juanda,” kata korban kepada pengemudi taksi online tersebut.

Unggahan tentang insiden ini kemudian menyebar luas di media sosial, mengundang perhatian masyarakat terhadap pentingnya keamanan di fasilitas umum seperti stasiun kereta.

Langkah KAI dan Sistem Pelacakan Pelaku

Menanggapi laporan tersebut, KAI Commuter segera mengambil tindakan.

Berdasarkan hasil pelacakan dari sistem CCTV analytic yang terpasang di area stasiun, pihak KAI telah mengidentifikasi ciri-ciri terduga pelaku.

Pria yang dicurigai diketahui mengikuti korban dari dalam kereta hingga hall bawah Stasiun Tanah Abang.

Sistem CCTV analytic milik KAI memungkinkan pelacakan pergerakan individu secara real-time dan akan mendeteksi pelaku jika kembali ke area stasiun.

Dalam keterangan resminya, pihak KAI menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna menindaklanjuti kasus ini.

Imbauan KAI dan Langkah Pencegahan

Pihak KAI mengimbau para pengguna layanan KRL untuk tetap waspada terhadap potensi tindakan mencurigakan di sekitar area stasiun.

Mereka juga mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan kejadian serupa kepada petugas yang berwenang.

“KAI berjanji akan koordinasi dengan aparat buat tindak lanjut. Mereka imbau semua pengguna tetap waspada dan nggak segan lapor kalau ada kejadian mencurigakan,” demikian pernyataan dari pihak KAI Commuter melalui siaran pers, pada Senin (7/4).

(AKM/NID/RAD)

Trending