Connect with us

Berita

Banjir Kembali Rendam Rawa Buaya, Warga Keluhkan Drainase Buruk dan Luapan Kali Angke

Ratusan rumah di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terendam banjir pada Senin (7/4).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 07t170955.388
Pantauan situasi di Rawa Buaya, Jakarta Barat yang terendam banjir, Senin (7/4) | Gambar: MPN Indonesia/Adi

MPN Indonesia 7 April 2025 - Ratusan rumah warga di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terendam banjir pada Senin (7/4).

Banjir mulai melanda wilayah tersebut sejak hujan deras turun pada Minggu (6/4) malam dan semakin diperparah oleh buruknya sistem drainase serta luapan air dari Kali Angke.

Genangan air belum sepenuhnya surut hingga siang hari, menyebabkan aktivitas warga terganggu, terutama karena masih berada dalam suasana Lebaran.

Ratusan Rumah Terendam Akibat Hujan Deras

Menurut Atun, salah satu warga, air sempat mencapai ketinggian 50 sentimeter sebelum mulai surut ke kisaran 30 hingga 40 sentimeter.

“Ini air banjir sekarang sudah mulai surut, kalau semalam bisa mencapai 50 sentimeter,” ungkap Atun kepada MPN Indonesia.

Banjir terjadi di wilayah padat penduduk, terutama di RW 01 dan RW 02. Akibatnya, sekitar seratus rumah terendam banjir.

Drainase Buruk

Ketua RT 01, Indah Pancawati menjelaskan bahwa banjir tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh sistem drainase yang tidak berfungsi secara optimal.

Menurutnya, air hujan yang seharusnya dialirkan ke saluran pembuangan terhambat karena kondisi drainase yang buruk, ditambah lagi dengan letak pemukiman warga yang berada di dataran rendah.

“Hujan deras sebentar aja di sini sudah langsung banjir. Air justru lama surutnya jika drainase saluran air tidak bisa mengalirkan dengan lancar,” ujar Indah kepada MPN Indonesia.

Masalah drainase ini telah lama dikeluhkan warga karena memperburuk dampak banjir, meski hujan hanya turun dalam waktu singkat.

Baca Juga:  23 Titik Banjir dan 2 Longsor Terjadi di Tangerang Selatan usai Hujan Deras

Luapan Kali Angke dan Kiriman Air Menambah Buruk Situasi

Selain dari sistem drainase yang tidak memadai, banjir kali ini juga dipicu oleh luapan air dari Kali Angke serta kiriman air dari wilayah Tangerang, Banten.

Debit air yang tinggi membuat permukaan air Kali Angke meluap dan dengan cepat merendam rumah-rumah warga.

“Bahkan banjir saat ini dengan cepat merendam rumah warga karena aliran air Kali Angke meluap dan kiriman air dari wilayah Tangerang, Mas,” ujar Indah.

Warga Minta Penanganan Serius dari Pemerintah

Banjir yang terjadi bertepatan dengan suasana Lebaran semakin menyulitkan warga. Menurut Indah, banyak warga yang kesulitan bersilaturahmi karena harus menerobos genangan air.

“Kami sangat terganggu dengan banjir hari ini karena harus menerobos banjir ketika ingin halal bihalal ke tetangga dan sanak kerabat yang baru balik dari mudik Lebaran,” ungkapnya.

Warga pun menyuarakan harapan agar Pemerintah Kota Jakarta Barat segera memberikan solusi konkret atas permasalahan banjir yang terus berulang di wilayah Rawa Buaya.

Hingga kini, warga belum melihat adanya penanganan yang memadai untuk mengatasi masalah banjir yang berkepanjangan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending