Connect with us

Internasional

Usai Dikabarkan Kritis, Paus Fransiskus Tampil ke Publik dengan Selang Oksigen

Paus Fransiskus kembali muncul di publik usai dirawat karena pneumonia. Ia tampil di Vatikan, beri doa dan semangat bagi pasien serta tenaga medis.

Adinda

Published

on

Usai dikabarkan kritis, paus fransiskus tampil ke publik dengan selang oksigen
Usai Dikabarkan Kritis, Paus Fransiskus Tampil ke Publik dengan Selang Oksigen. Gambar : Media Vatican

MPN Indonesia 8 April 2025 - Paus Fransiskus kembali muncul di hadapan publik pada Minggu (6/4), dalam Misa Mingguan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

Ini merupakan penampilan perdananya sejak keluar dari Rumah Sakit Gemelli, Roma, setelah menjalani perawatan intensif selama lima minggu akibat pneumonia.

Dalam penampilannya, Paus tampak duduk di kursi roda dan menggunakan nasal cannula (selang oksigen) untuk membantu pernapasan.

Kehadirannya menjadi kejutan karena sebelumnya Vatikan tidak mengumumkan kehadiran tersebut secara terbuka.

“Saya mengucapkan selamat akhir pekan kepada Anda semua. Terima kasih banyak,” ucap Paus Fransiskus kepada para jemaat, dikutip MPN Indonesia dari Vatican News, Selasa (8/4).

Proses Pemulihan Usai Krisis Kesehatan Serius

Paus Fransiskus, yang kini berusia 88 tahun, dirawat sejak 14 Februari di Rumah Sakit Gemelli akibat infeksi saluran pernapasan berat yang kemudian berkembang menjadi pneumonia pada kedua paru-paru.

Selama masa perawatan selama 38 hari, tim medis Vatikan melaporkan bahwa Paus mengalami dua episode kritis yang mengancam jiwa.

Setelah kondisinya membaik, ia dipulangkan pada 23 Maret dan melanjutkan proses pemulihan di Casa Santa Marta, kediaman resmi Paus di dalam wilayah Vatikan.

Untuk menunjang kesehatannya, Paus menjalani terapi pernapasan dan terapi wicara secara intensif.

Dokter menyebutkan bahwa proses pemulihan totalnya diperkirakan memakan waktu hingga dua bulan.

Surat Pribadi dan Doa Paus untuk Orang Sakit

Bersamaan dengan kehadirannya di Lapangan Santo Petrus, Vatikan merilis sebuah surat tulisan tangan dari Paus Fransiskus.

Dalam surat tersebut, ia berbagi pengalaman spiritualnya selama masa perawatan serta menyampaikan doa dan empati bagi pasien serta tenaga medis.

Baca Juga:  Jadi Pembicara di Vatikan, Menag Ungkap Kesedihan saat Dengar Kabar Duka Paus Fransiskus

“Saya telah merasakan kedekatan Tuhan selama berada di rumah sakit. Saya berdoa agar kasih-Nya menjangkau semua yang sedang menderita dan memberikan kekuatan bagi mereka yang merawat,” tulis Paus.

Meski penampilan publik ini membawa semangat dan harapan bagi umat Katolik, Vatikan belum mengonfirmasi apakah Paus akan kembali menjalani agenda penuh, termasuk kemungkinan memimpin perayaan Paskah pada 20 April mendatang.

Kondisi Terkini Paus Fransiskus dan Antusiasme Umat

Dibandingkan dua minggu sebelumnya, Paus Fransiskus menunjukkan peningkatan kondisi fisik.

Ia tampak lebih kuat secara visual, mampu menggerakkan lengan lebih bebas, dan berbicara dengan volume suara yang lebih jelas, meski tetap terdengar lemah.

Kehadirannya disambut meriah oleh para jemaat yang memadati Lapangan Santo Petrus.

Senyuman Paus dan kehadirannya dianggap sebagai simbol kekuatan dan pengharapan, terutama setelah menghadapi masalah kesehatan yang cukup serius dalam dua tahun terakhir.

Diketahui, Paus Fransiskus memang memiliki riwayat gangguan paru-paru akibat radang selaput dada yang dideritanya di masa muda, dan sempat menjalani pengangkatan sebagian paru-paru.

(AKM/NID/RAD)

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending