Connect with us

Berita

Hindari Tiket Mahal, Warga Pilih Mudik saat Arus Balik di Terminal Lebak Bulus

Terminal Lebak Bulus masih padat di arus balik Lebaran. Uniknya, sebagian warga baru mulai mudik demi menghindari lonjakan harga tiket.

Logompn

Published

on

Hindari tiket mahal, warga pilih mudik saat arus balik di terminal lebak bulus
Hindari Tiket Mahal, Warga Pilih Mudik saat Arus Balik di Terminal Lebak Bulus. Gambar : MPN Indonesia/Saputra

MPN Indonesia 8 April 2025 - Terminal Lebak Bulus mengalami kepadatan signifikan pada arus balik Lebaran, Senin (7/4), meskipun puncaknya telah tercatat sehari sebelumnya, Minggu (6/4).

Di tengah kepadatan arus balik ini, sejumlah warga justru baru memulai perjalanan mudik sebagai strategi menghindari lonjakan harga tiket pada masa puncak.

Kepadatan Terminal dan Pergerakan Penumpang

Terminal Lebak Bulus di Jakarta menunjukkan peningkatan volume penumpang, baik pada jalur kedatangan maupun keberangkatan.

Pada hari yang sama, suasana terminal dipenuhi warga yang baru kembali dari kampung halaman serta mereka yang baru memulai mudik.

Kepadatan ini menunjukkan dinamika unik pasca-Lebaran, dengan perpaduan dua arah pergerakan yang intens.

Seorang penumpang bernama Ika, yang tiba dari Tasikmalaya, menyampaikan harapannya agar perjalanan balik ke Jakarta dapat berlangsung lancar dan ekonomis.

“Saya balik hari ini, berharap nggak macet dan murah. Eh ternyata sama aja kayak pergi, soalnya saya baru masuk hari Rabu kerja di pabrik dan anak saya masuk juga Rabu, jadi barengan deh,” ujar Ika kepada MPN Indonesia di Terminal Lebak Bulus, pada Senin (7/4).

Ia menambahkan bahwa rutinitas kerja dan sekolah di keluarganya akan kembali normal mulai Rabu (9/4).

Mahasiswa Pilih Waktu Balik yang Fleksibel

Sementara sebagian besar warga sudah kembali ke Ibu Kota, beberapa penumpang justru baru memulai perjalanan kembali ke daerah asal.

Mahasiswa bernama Afgan, contohnya, memutuskan berangkat ke Purwokerto pada Senin (7/4).

Ia menjelaskan bahwa perkuliahannya baru dimulai pada pertengahan bulan, sehingga ia memiliki fleksibilitas waktu dan memilih kembali lebih awal untuk menghindari kejenuhan di Jakarta.

Baca Juga:  Bolehkah Menikahi Sepupu? Ini Penjelasan dari Sisi Hukum dan Agama

“Saya baru mau balik ke Purwokerto. Orang-orang mah balik ke mari, ini saya baru jalan. Soalnya kuliah masuk nanti tanggal 14. Bosen juga di Jakarta, enakan di sana,” ujarnya.

Tren Penundaan Mudik untuk Hindari Tiket Mahal

Fenomena warga yang baru memulai perjalanan mudik meski masa Lebaran telah lewat juga dibenarkan oleh pihak operator bus.

Petugas dari Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya, Bungsu Jati, menyatakan bahwa banyak penumpang memilih menunda mudik agar tidak terkena dampak kenaikan harga tiket pada puncak arus mudik.

“Banyak banget yang baru mau mudik, pada hindarin tiket yang mahal di awal Lebaran,” ungkapnya.

Ia juga menyebut bahwa tren ini memberikan dampak nyata pada pola pergerakan penumpang di Terminal Lebak Bulus, dengan meningkatnya jumlah keberangkatan pada hari-hari setelah Lebaran.

Dampak Kepadatan Arus Balik Terhadap Lalu Lintas

Kepadatan arus balik di Terminal Lebak Bulus berdampak pada kondisi lalu lintas di sekitar terminal.

Volume kendaraan yang tinggi menyebabkan kemacetan, terutama pada sore hari di jalur-jalur utama menuju dan dari terminal.

Hal ini menandakan bahwa fase arus balik belum sepenuhnya berakhir, meski telah melewati puncaknya.

Pihak terminal dan operator bus tetap melakukan pengaturan lalu lintas serta alur penumpang guna meminimalkan gangguan.

Namun, keberadaan warga yang baru memulai mudik turut menambah kompleksitas situasi, menciptakan tumpang tindih antara arus balik dan arus keberangkatan baru.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending