Connect with us

Politik

Presiden Prabowo Kunjungi Timur Tengah dan Turki: Teken Kerja Sama Strategis hingga Isu Gaza

Presiden RI Prabowo Subianto memulai kunjungan kenegaraan ke UEA, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania.

Logompn

Published

on

Presiden prabowo kunjungi timur tengah dan turki teken kerja sama strategis hingga isu gaza
Prabowo Subianto kunjungi UEA, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania. Gambar : Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

MPN Indonesia 10 April 2025 - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memulai rangkaian kunjungan kenegaraan ke kawasan Timur Tengah dan Turki pada Rabu (9/4). Kunjungan ini mencakup lima negara, yakni Persatuan Emirat Arab (PEA), Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania, dengan tujuan memperkuat diplomasi dan hubungan internasional, serta menandatangani sejumlah kerja sama bilateral strategis.

Lawatan Dimulai dari Uni Emirat Arab

Presiden Prabowo dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 01.05 WIB menuju Abu Dhabi, PEA. Di sana, ia dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk membahas perkembangan geopolitik dan geoekonomi global. Pertemuan ini juga dimaksudkan sebagai sarana pertukaran pandangan strategis antara kedua negara.

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dalam pernyataan pers yang diunggah dalam YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (10/4), sebelum keberangkatan, Presiden menyebutkan bahwa sebagian menteri telah lebih dahulu berangkat dan akan bergabung di beberapa titik kunjungan. Ia menekankan pentingnya kunjungan ini sebagai bentuk komitmen Indonesia untuk memainkan peran aktif dalam tatanan global, khususnya di wilayah Timur Tengah.

Kunjungan Balasan ke Turki dan Partisipasi di Forum Diplomasi

Dari Abu Dhabi, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Ankara dan Antalya, Turki, dalam rangka kunjungan kenegaraan sebagai balasan atas kunjungan Presiden, Recep Tayyip Erdoğan ke Indonesia sebelumnya. Selain itu, Prabowo juga dijadwalkan menghadiri Antalya Diplomacy Forum dan menjadi pembicara dalam sesi Leader’s Talk.

Baca Juga:  Immanuel Ebenezer Dipecat Prabowo dari Jabatan Wamenaker

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengungkapkan bahwa agenda konsultasi dengan Presiden Erdoğan akan mencakup isu-isu geopolitik, geoekonomi, serta penguatan kerja sama bilateral di bidang industri, perdagangan, pendidikan, dan kebudayaan. Ia menyebut hubungan antara Indonesia dan Turki sebagai komprehensif dan luas, mencerminkan komitmen kedua negara dalam menjalin kemitraan strategis jangka panjang.

Konsultasi dengan Pemimpin Mesir dan Penandatanganan Kesepakatan Strategis di Qatar

Presiden Prabowo juga dijadwalkan singgah di Kairo, Mesir, untuk berkonsultasi dengan Presiden Abdul Fattah El-Sisi. 

Setelah itu, ia akan melanjutkan perjalanan ke Doha, Qatar, guna melaksanakan kunjungan kenegaraan dan menandatangani sejumlah perjanjian strategis bersama Emir Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani.

Prabowo menyebut bahwa kesepakatan antara Indonesia dan Qatar mencakup kerja sama penting bagi kedua negara. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah dalam mempererat kerja sama bilateral serta memperluas jejaring diplomasi dan hubungan internasional.

Penutupan Kunjungan di Yordania dan Isu Kemanusiaan di Gaza

Kunjungan ke luar negeri ini akan ditutup dengan kunjungan ke Yordania, di mana Presiden Prabowo akan bertemu Raja Abdullah II dalam rangka kunjungan kenegaraan. Di setiap negara yang dikunjungi, Prabowo menyatakan akan melakukan konsultasi strategis mengenai kondisi kawasan, khususnya konflik di Gaza.

Prabowo Subianto menyampaikan bahwa banyak pihak meminta Indonesia untuk berperan lebih aktif dalam mencari solusi atas konflik yang tengah berlangsung di Gaza. 

Indonesia, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia dan bagian dari Gerakan Nonblok, dinilai memiliki posisi yang netral dan diterima oleh seluruh pihak yang terlibat.

Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan, termasuk pengiriman tim medis dan evakuasi korban luka, anak-anak yatim, dan warga sipil lainnya ke Indonesia. Ia menyebut pemerintah akan segera mengirim Menteri Luar Negeri guna membahas implementasi rencana evakuasi bersama pihak terkait di kawasan.

Baca Juga:  Cerita Prabowo soal Titip Eks Pengawal ke Polri: Ini Bintara Baik Ya Jadikanlah Perwira

Delegasi dan Dukungan Pemerintah

Mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ini adalah Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

Keberangkatan Presiden ke Abu Dhabi turut dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Prabowo Subianto menutup keterangannya dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas kelancaran pelaksanaan Idulfitri dan kegiatan mudik nasional. Ia juga mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk berani menghadapi tantangan global dengan semangat dan tekad yang kuat.

(AKM/NID/RAD)

Trending