Connect with us

Berita

Usai Libur Lebaran, Aktivitas Belajar di Sekolah Kembali Normal meski Banyak Siswa Absen

Setelah libur Lebaran 2025, aktivitas belajar di sekolah kembali normal, meski tingkat kehadiran siswa masih belum optimal.

Logompn

Published

on

Usai libur lebaran, aktivitas belajar di sekolah kembali normal meski banyak siswa absen
Aktivitas belajar di sekolah telah kembali berjalan normal, meski kehadiran siswa belum maksimal karena dampak libur Lebaran. Gambar : Dok. SMP 265 Jakarta

MPN Indonesia 10 April 2025 - Aktivitas belajar mengajar di sekolah kembali berjalan normal setelah libur Lebaran 2025. Namun, sejumlah siswa tingkat pendidikan menengah masih absen karena belum kembali dari kampung halaman atau sedang berada di luar kota.

Pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Lebaran, Kamis (10/4), proses pembelajaran di berbagai sekolah, termasuk di tingkat pendidikan menengah, kembali dilaksanakan sesuai dengan jadwal rutin. 

Proses Belajar Mengajar Berlangsung Normal

Berdasarkan wawancara langsung dilakukan oleh MPN Indonesia dengan salah satu guru dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 89 Jakarta.

Eva Hakimah, guru di SMPN 89 Jakarta, menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah telah berjalan seperti biasa. Ia menegaskan bahwa jadwal sekolah kembali berlaku penuh sejak hari pertama masuk pasca-libur Lebaran.

“Proses belajar mengajar sudah kembali normal seperti biasa, mulai dari jam masuk pukul 07.00 dan jam pulang pukul 15.00,” ungkap Eva kepada MPN Indonesia melalui pesan WhatsApp pada Kamis (10/4).

Kepastian kembalinya rutinitas ini menunjukkan bahwa pihak sekolah sudah siap melanjutkan proses pendidikan menengah tanpa perubahan jam operasional, sekaligus memastikan kesiapan tenaga pendidik di hari pertama pasca-liburan.

Tingkat Kehadiran Siswa Masih Rendah

Meskipun kegiatan di sekolah telah kembali normal, jumlah siswa yang hadir pada hari pertama terpantau belum sepenuhnya optimal. Eva menyebutkan bahwa banyak siswa belum masuk sekolah karena masih berada di kampung halaman atau tengah melakukan perjalanan keluar kota.

“Iya masih banyak banget yang nggak masuk, alasannya sih masih pada di kampung dan di luar kota,” ujar Eva.

Baca Juga:  Jelang Mudik, Operasional Angkutan Barang bakal Dibatasi

Situasi ini mencerminkan dinamika pasca-libur panjang, di mana perpindahan masyarakat dalam rangka mudik Lebaran masih mempengaruhi tingkat kehadiran peserta didik, khususnya pada jenjang pendidikan menengah seperti SMP.

Transisi Pascamudik dan Dampaknya Terhadap Pendidikan

Libur Lebaran yang identik dengan kegiatan mudik ke kampung halaman sering kali memperpanjang masa cuti tidak resmi bagi sebagian siswa. 

Meskipun sekolah telah menetapkan jadwal masuk, sebagian siswa membutuhkan waktu lebih untuk kembali ke daerah asal mereka. Fenomena ini kerap terjadi setiap tahun dan menjadi perhatian bagi pihak sekolah dalam memastikan kelancaran proses pendidikan.

Pihak sekolah, termasuk guru dan tenaga kependidikan, umumnya telah mengantisipasi kondisi ini. Upaya seperti pendataan kehadiran siswa serta penyesuaian awal materi pembelajaran sering dilakukan untuk menjaga efektivitas proses belajar meski terjadi ketimpangan jumlah peserta didik yang hadir.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending