Connect with us

Berita

Rayakan HUT ke-50, TMII Bebaskan Tiket untuk Penyandang Disabilitas dan Pemegang KJP!

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) gratiskan tiket masuk bagi penyandang disabilitas dan pemegang KJP Plus selama pekan HUT ke-50.

Logompn

Published

on

Rayakan hut ke 50, tmii bebaskan tiket untuk penyandang disabilitas dan pemegang kjp!
TMII gelar program sosial saat HUT ke-50 dan beri akses gratis untuk penyandang disabilitas dan anak KJP Plus. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 11 April 2025 - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memberikan tiket masuk gratis bagi penyandang disabilitas dan pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus) selama pekan perayaan ulang tahun ke-50 yang berlangsung pada April 2025 di Jakarta Timur. 

Kebijakan ini merupakan bagian dari program sosial dan kepedulian publik yang digagas oleh manajemen TMII.

Diskon Khusus dan Akses Gratis untuk Kelompok Tertentu

Direktur Utama TMII, Intan Ayu Kartika, menyampaikan bahwa sebagai bagian dari perayaan HUT ke-50, TMII memberikan potongan harga sebesar 50 persen untuk tiket masuk kepada komunitas penyandang disabilitas berkebutuhan khusus pada tanggal 19-20 April 2025.

Harga tiket reguler yang sebelumnya dipatok sebesar Rp25.000 per orang akan dikenakan tarif khusus selama periode tersebut.

Selain itu, TMII juga menggratiskan tiket masuk sepanjang pekan ulang tahun bagi 500 anak dari panti asuhan, penyandang disabilitas, dan pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus).

Kebijakan ini dikemas dalam rangkaian kegiatan bertajuk Pesta Rakyat Nusantara yang bertujuan membangun inklusivitas dan pelestarian budaya Indonesia.

Pelibatan Komunitas dan Edukasi Budaya

Pihak TMII menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjadi sarana rekreasi dan edukasi budaya bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga. 

Edukasi akan diselenggarakan di berbagai wahana seperti 34 anjungan provinsi, Dunia Air Tawar, museum, Kereta Gantung, hingga Taman Burung. Semua ini diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia secara menyeluruh dan interaktif.

“Semua untuk kita dan anak-anak, generasi. Kami menyediakan budaya inklusif untuk siapa saja,” ujar Intan kepada MPN Indonesia pada Kamis (10/4).

Baca Juga:  Bocah 7 Tahun di Ciracas jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Tetangga

Atraksi Budaya dan Kegiatan Interaktif

Selama berlangsungnya Pesta Rakyat Nusantara, pengunjung akan disuguhi 50 atraksi budaya yang mencakup kirab budaya nusantara, pertunjukan wayang orang Barata dan wayang kulit, serta atraksi daerah seperti lompat batu dan Reog Ponorogo. 

Acara ini juga akan menghadirkan Lokakarya Kreasi Nusantara, seperti membatik dan melukis topeng kayu.

Kirab Gunungan Keberkahan dan Kirab Prajurit dengan kostum daerah juga dijadwalkan berlangsung, memberikan warna tersendiri dalam perayaan ini. 

Selain itu, pentas kolosal tari Kecak dan pertunjukan Wastra Berlari akan diadakan pada (19/4), yang melibatkan berbagai komunitas lokal.

Pesta Kuliner dan Seni untuk Semua

Untuk melengkapi pengalaman, TMII menghadirkan festival kuliner dari Sabang sampai Merauke serta pasar nusantara kekinian yang menampilkan food truck dari berbagai daerah. Program lain yang tersedia termasuk Pesta Seni Nusantara, Pekan Komunitas, dan lomba fotografi.

Kegiatan ini menegaskan TMII sebagai tempat rekreasi, edukasi, dan pelestarian budaya yang terbuka untuk semua lapisan masyarakat. 

“Jadi TMII terbuka untuk semua komunitas, keluarga. Ya budaya, yang suka olahraga, seni, hingga yoga,” tambah Intan.

Dukungan terhadap Kebijakan Publik Inklusif

Langkah TMII ini selaras dengan upaya kebijakan pemerintah dalam mendorong inklusivitas dan pemerataan akses terhadap fasilitas publik. 

Dengan memberikan akses gratis kepada penyandang disabilitas dan pemegang KJP, TMII berperan serta dalam menjalankan kebijakan publik yang memperhatikan kelompok rentan di Jakarta Timur.

(AKM/NID/RAD)

Trending