Connect with us

Internasional

Xi Jinping Tanggapi Tarif Trump: China Tak Takut Penindasan

Xi Jinping Tegaskan China tidak Takut Tarif Amerika Serikat

laptoptulisan

Published

on

Xi jinping tanggapi tarif trump china tak takut penindasan
Xi Jinping Tegaskan China Tidak Takut dengan Penindasan Tarif Amerika Serikat. Gambar : REUTERS/Kevin Lamarque

MPN Indonesia 12 April 2025 - Presiden China, Xi Jinping akhirnya merespons kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. 

Dalam pernyataan pertamanya pada Jumat (11/4), Xi Jinping dengan tegas menyatakan bahwa China tidak takut dengan tindakan penindasan yang dilakukan oleh pemerintah AS.

Xi Jinping mengungkapkan keyakinannya bahwa China selama lebih dari 70 tahun telah mengandalkan kemandirian dan kerja keras untuk berkembang, tanpa bergantung pada bantuan dari negara lain. 

“China tidak akan takut pada penindasan yang tidak masuk akal,” tegas Xi Jinping dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, di Beijing, dikutip MPN Indonesia dari CCTV pada Sabtu (12/4).

Lebih lanjut, Xi Jinping menegaskan bahwa meskipun situasi dunia terus berubah, China akan tetap percaya pada dirinya sendiri dan fokus pada pengelolaan urusan domestiknya.

“Kami akan terus mempertahankan tekad untuk berjalan sesuai dengan jalur yang kami tentukan,” ujar Xi Jinping.

Sikap Xi Jinping ini muncul di tengah ketegangan perdagangan yang semakin memuncak, setelah Presiden Donald Trump menaikkan tarif impor untuk produk-produk China hingga mencapai 145 persen pada (9/4). 

Kenaikan tarif Trump, yang diberlakukan pada produk China, telah menjadi salah satu langkah yang memperburuk hubungan antara kedua negara. 

Donald Trump sebelumnya menaikkan tarif dari 125 persen menjadi 145 persen, yang memberi dampak langsung pada perekonomian Beijing.

Xi Jinping juga mengingatkan bahwa dalam perang dagang tidak ada pemenang, dan upaya untuk melawan dunia hanya akan mengarah pada isolasi diri. 

Pandangan ini menunjukkan komitmen China untuk menghadapi kebijakan tarif dengan kepala tegak, tanpa tergoyahkan oleh tekanan eksternal.

(ADN/NID/RAD)

Baca Juga:  Pria di Florida Ngaku Nyaris Meninggal karena Saran Keliru dari ChatGPT, Ini Duduk Perkaranya

Trending