Connect with us

Kriminal

Polisi Selidiki Dugaan Hipnotis oleh WNA terhadap Ibu Rumah Tangga di Duren Sawit

Polisi selidiki dugaan hipnotis oleh WNA terhadap ibu rumah tangga di Duren Sawit, Jakarta Timur, yang berujung pada pencurian perhiasan senilai Rp15 juta.

Logompn

Published

on

Polisi selidiki dugaan hipnotis oleh wna terhadap ibu rumah tangga di duren sawit
Polisi Selidiki Dugaan Hipnotis oleh WNA terhadap Ibu Rumah Tangga di Duren Sawit. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 15 April 2025 - Kepolisian tengah menyelidiki dugaan tindak kriminal berupa hipnotis oleh seorang warga negara asing terhadap seorang ibu rumah tangga di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur, yang diduga berujung pada pencurian perhiasan.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur memulai penyelidikan terhadap laporan dugaan kejahatan hipnotis yang terjadi di Pasar Perumnas Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Armunanto, menyatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti kasus ini setelah menerima laporan.

“Segera diselidiki, saya lidik,” ujarnya saat dikonfirmasi MPN Indonesia, pada Selasa (15/4).

Dugaan Hipnotis di Pasar Perumnas Klender

Peristiwa ini menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Maria Magdalena, warga Jalan Bunga Rampai, Malaka Sari, Duren Sawit.

Kejadian terjadi pada Senin (14/4), saat korban sedang berada di Pasar Perumnas Klender untuk membeli alat tulis sekolah bagi anaknya.

Menurut pengakuan korban, saat berada di pasar, ia dihampiri oleh seorang pria yang tampak seperti warga keturunan Korea.

Pria tersebut berpura-pura menanyakan alamat kepada Maria. Setelah itu, ia mengajak korban untuk masuk ke dalam mobil berjenis MPV berwarna silver.

Korban mengaku menuruti ajakan tersebut tanpa menyadari secara penuh apa yang sedang terjadi.

“Saya lagi mau belanja untuk kebutuhan anak saya sekolah di Pasar Perumnas, ada laki-laki nanya alamat ke saya, mukanya kaya warga keturunan gitu saya mau aja masuk ke dalam mobil seperti gak sadar gitu,” ungkap Maria.

Korban Diajak Berkeliling dan Diminta Serahkan Perhiasan

Setelah masuk ke dalam mobil, korban mendapati bahwa di dalam kendaraan tersebut terdapat dua orang pria lain.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi akan Beri Hadiah Rp250 Juta untuk Warga yang Bantu Tangkap Buron Kasus Penyekapan di Bandung

Mobil itu kemudian berkeliling di sekitar area pasar, sementara korban masih dalam kondisi diduga berada di bawah pengaruh hipnotis.

Dalam perjalanan, salah satu pelaku meminta Maria untuk melepaskan perhiasan yang dikenakannya, termasuk kalung, cincin, dan anting.

Total kerugian akibat kehilangan perhiasan tersebut diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Korban yang merasa sadar setelah turun dari mobil langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Duren Sawit.

Polisi dari Polres Metro Jakarta Timur kini mendalami dugaan keterlibatan warga negara asing dalam kasus kriminal ini.

(ARI/NID/RAD)

Trending