Connect with us

Berita

Cegah Pencurian, Seluruh JPO di Jakarta Akan Dipasang CCTV

Pemprov DKI pasang CCTV di JPO usai maraknya pencurian besi. Rano Karno imbau warga jaga fasilitas publik demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Logompn

Published

on

Cegah pencurian, seluruh jpo di jakarta akan dipasang cctv
Cegah Pencurian, Seluruh JPO di Jakarta Akan Dipasang CCTV. Gambar : Dok. Pemprov DKI Jakarta

MPN Indonesia 16 April 2025 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, merespons maraknya pencurian besi di fasilitas publik dengan menerapkan kebijakan baru berupa pemasangan kamera pengawas (CCTV) di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di seluruh wilayah Jakarta.

Langkah ini dikembangkan sebagai bagian dari target pemasangan CCTV di 30.000 titik di Jakarta, termasuk kawasan JPO, taman, serta lingkungan RT dan RW.

Pada Selasa (15/4), Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan peninjauan langsung ke JPO Daan Mogot, Jakarta Barat, yang sebelumnya dilaporkan mengalami kehilangan pelat lantai tangga. Insiden tersebut mendorong penguatan sistem pengawasan di ruang publik.

Pemeriksaan dan Tindak Lanjut Insiden JPO Daan Mogot

Wakil Gubernur Rano Karno menyatakan bahwa pelat lantai tangga JPO yang hilang telah diperbaiki oleh tim dari Dinas Bina Marga.

Ia mengapresiasi peran masyarakat yang mengangkat isu ini di media sosial, sehingga mendapatkan perhatian cepat dari pemerintah.

“Saya berterima kasih kepada netizen yang telah memviralkan kondisi JPO ini. Jembatan ini sangat penting untuk menunjang aktivitas warga, khususnya di kawasan Daan Mogot,” ujar Rano Karno, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Jakarta.go.id, pada Rabu (16/4).

Setelah menerima laporan masyarakat, Rano langsung menginstruksikan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk melakukan perbaikan segera.

Penelusuran di lapangan, termasuk keterangan dari saksi, mengungkapkan bahwa pelat tangga tidak hilang karena usia atau kerusakan, melainkan akibat pencurian.

Pengawasan JPO dan Kendala Personel

Rano menyampaikan bahwa Satpol PP DKI Jakarta melakukan patroli rutin untuk mengawasi JPO di berbagai wilayah, namun keterbatasan personel menjadi tantangan utama dalam pengawasan selama 24 jam.

Baca Juga:  MUI Minta Pemerintah Tolak Atlet Israel yang Akan Tanding Senam Artistik di Jakarta

Ia mengimbau warga Jakarta agar turut menjaga dan mengawasi fasilitas umum, termasuk JPO.

“Saya imbau warga Jakarta bersama-sama menjaga JPO dan seluruh aset daerah. Semua fasilitas ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Semoga ini jadi yang terakhir, jangan sampai terulang lagi,” tegasnya.

Pemprov DKI Jakarta juga mendorong masyarakat untuk melaporkan segala bentuk perusakan terhadap fasilitas publik melalui kanal pengaduan resmi seperti Cepat Respons Masyarakat, aplikasi JAKI, atau media sosial resmi pemerintah.

Implementasi CCTV Sebagai Bagian dari Kebijakan Pemerintah

Sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk meningkatkan pengawasan ruang publik, pemasangan CCTV akan dimulai secara bertahap.

Rano mengungkapkan bahwa pemasangan CCTV telah dimulai di taman-taman kota, dan akan dilanjutkan ke seluruh wilayah RT dan RW di Jakarta pada tahun mendatang sebagai bagian dari anggaran perubahan.

“Untuk wilayah RT dan RW se-Jakarta yang berjumlah 30.418, pemasangan akan dimulai tahun depan karena masuk dalam anggaran perubahan,” jelasnya.

Pemasangan CCTV ini sejalan dengan program yang dicanangkan oleh Gubernur Pramono Anung, sebagai bentuk respons terhadap meningkatnya kasus pencurian besi dan kerusakan fasilitas umum.

Proses Perbaikan oleh Dinas Bina Marga

Menindaklanjuti laporan hilangnya pelat tangga JPO yang diterima pada 10 April 2025, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan survei dan inventarisasi kerusakan.

Perbaikan dilakukan oleh Tim Satgas Dinas Bina Marga DKI Jakarta bersama Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat dan Kasatpel Bina Marga Kecamatan Grogol Petamburan pada 13–14 April 2025, tanpa menggunakan vendor.

“Kerusakan JPO Daan Mogot meliputi penggantian 15 pelat lantai, perbaikan railing keropos di 8 titik, serta pembersihan cat pada railing tangga dan badan JPO,” jelas Heru.

Baca Juga:  Pemprov Jakarta Luncurkan Smart Posyandu

(AKM/NID/RAD)

Trending