Connect with us

Berita

Pemprov Jakarta Luncurkan Smart Posyandu

DKI Jakarta luncurkan Smart Posyandu di Rakerkesda 2025 untuk digitalisasi layanan ibu-anak, didukung Menkes dan Wakil Gubernur Rano Karno.

Logompn

Published

on

Pemprov jakarta luncurkan smart posyandu
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi, meluncurkan Smart Posyandu di Balai Kota, Jakarta. Gambar : Dok. Pemprov DKI Jakarta

MPN Indonesia 1 Mei 2025 - Pemprov DKI Jakarta secara resmi meluncurkan Smart Posyandu pada Rabu (30/4), dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) 2025 di Balai Kota DKI Jakarta.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, sebagai bagian dari kebijakan kesehatan Jakarta menuju status kota global.

Peluncuran Smart Posyandu dilakukan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta dengan tema “Menyongsong 5 Abad Jakarta Kota Sehat Global: Connecting Multi Dimensions of Health toward Jakarta Global City.”

Inovasi ini dirancang untuk memperkuat sistem layanan kesehatan berbasis digital, khususnya pada level posyandu yang selama ini berperan penting dalam pelayanan dasar ibu dan anak.

Wakil Gubernur Rano Karno menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Kesehatan dan seluruh pihak yang terlibat atas dukungan terhadap penguatan layanan kesehatan di ibu kota.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Menteri Kesehatan beserta jajaran atas dukungannya dalam penguatan sistem layanan kesehatan di Jakarta. Terima kasih juga kepada seluruh jajaran Dinkes DKI Jakarta atas terlaksananya Rakerkesda 2025 dan inovasi Smart Posyandu,” ujar Rano Karno dalam acara tersebut, sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari laman resmi jakarta.go.id, pada Kamis (1/5).

Inovasi Smart Posyandu untuk Digitalisasi Layanan Dasar

Menurut Rano Karno, Smart Posyandu adalah bentuk digitalisasi layanan kesehatan yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pendataan dan pelayanan.

Teknologi ini diharapkan mampu mencatat pertumbuhan balita serta menyediakan edukasi interaktif bagi para ibu.

“Inovasi ini diharapkan mempermudah proses pencatatan pertumbuhan balita dan edukasi ibu secara interaktif sebagai wujud komitmen meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di Jakarta. Kita akan terus mendorong pembenahan dan penguatan fasilitas pelayanan kesehatan demi pelayanan yang prima dan merata,” tambah Rano.

Baca Juga:  Banjir Rendam Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Parah

Dukungan Pemerintah Pusat dan Fokus pada Gaya Hidup Sehat

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya gaya hidup sehat sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Ia menyebut bahwa meskipun usia harapan hidup penduduk Indonesia pada 2024 mencapai 72,39 tahun menurut Badan Pusat Statistik (BPS), angka ini masih jauh dari potensi maksimal usia manusia.

“Tubuh kita ini didesain untuk hidup selama 120 tahun. Namun, mengapa jarang mencapai angka tersebut? Hal ini karena pola hidup manusia yang tidak sehat, sehingga mengakibatkan kerusakan organ. Ada tiga organ yang sering terkena masalah, yakni otak, jantung, dan ginjal. Oleh karena itu, mari kita jaga pola hidup sehat,” tutur Budi Gunadi.

Ia juga menyampaikan selamat atas penyelenggaraan Rakerkesda dan peluncuran Smart Posyandu, sembari berharap kualitas kesehatan warga Jakarta terus mengalami peningkatan seiring dengan pelaksanaan program-program inovatif tersebut.

Rekomendasi Strategis dari Rakerkesda 2025

Rapat Kerja Kesehatan Daerah 2025 menghasilkan lima rekomendasi strategis yang menjadi prioritas dalam kebijakan kesehatan Pemprov DKI Jakarta:

  1. Perlindungan dari penyakit menular seperti TBC menjadi agenda utama untuk menjadikan Jakarta kota yang sehat dan aman bagi seluruh warganya serta tamu dari mancanegara.
  2. Keamanan pangan di tempat umum seperti ruang publik, pusat perbelanjaan, dan destinasi wisata harus dijamin melalui audit dan pengawasan konsisten.
  3. Penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan gizi anak akan diupayakan melalui layanan skrining komprehensif sejak dini guna mendukung Generasi Emas 2045.
  4. Peningkatan kualitas rumah sakit daerah akan dilaksanakan melalui penetapan grand design pengembangan layanan prioritas agar rumah sakit Jakarta dapat bersaing secara global.
  5. Peningkatan kualitas SDM kesehatan dilakukan dengan pendekatan budaya kerja berbasis teknologi dan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi serta kenyamanan pelayanan.
Baca Juga:  Blind Date Experience Season 1 Jakarta Part 5 akan Digelar di Dream Dates Senopati!

Program Smart Posyandu dan hasil Rakerkesda ini merupakan bagian dari strategi Pemprov Jakarta dalam memperkuat kebijakan kesehatan menyongsong Jakarta sebagai kota sehat berkelas dunia.

Dukungan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan partisipasi aktif dari Wakil Gubernur Rano Karno menunjukkan komitmen serius terhadap transformasi sistem layanan kesehatan di ibu kota.

(AKM/NID/RAD)

Trending