Viral
Belanja di PIM 2, Wanita ini Diduga Gunakan Bukti Transfer Palsu
Wanita diduga tipu toko di Pondok Indah Mall (PIM) 2 pakai bukti transfer palsu yang diedit di tempat. Aksi terekam CCTV dan kini diselidiki polisi.
MPN Indonesia 17 April 2025 - Seorang wanita diduga melakukan penipuan dengan menggunakan bukti transfer palsu saat berbelanja di salah satu toko di Pondok Indah Mall (PIM) 2, kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat malam (11/4).
Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan menyebar luas di media sosial.
Bukti Transfer Diedit di Lokasi
Kejadian bermula ketika wanita berkerudung putih dan mengenakan pakaian merah jambu serta kacamata datang berbelanja ke sebuah toko fesyen lokal di area PIM 2.
Ia termasuk dari empat pelanggan yang saat itu dilayani oleh satu petugas toko yang sedang kewalahan karena harus menangani transaksi dari seluruh pelanggan, masing-masing berbelanja lebih dari Rp2 juta.
Menurut kronologi yang dibagikan oleh akun TikTok @clarayohnaa pada Senin (14/4), wanita tersebut mengaku tidak membawa kartu pembayaran dan tidak dapat melakukan transaksi menggunakan QRIS karena kamera ponselnya rusak.
Sebagai alternatif, dia meminta agar pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening pribadi petugas toko.
Namun, karena kebijakan toko tidak memperbolehkan transaksi ke rekening pribadi, petugas tersebut mengarahkan pelaku untuk mentransfer uang ke rekening perusahaan.
Setelah menyetujui, pelaku memperlihatkan bukti transfer dengan total Rp2.186.400.
Pelaku Sunting Bukti Transfer di Depan Petugas
Tanpa disadari oleh petugas toko yang sedang kewalahan, pelaku ternyata menyunting bukti transfer secara langsung di tempat kejadian.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak pelaku dengan tenang melakukan pengeditan dan menunjukkan bukti transfer yang telah dimanipulasi kepada petugas.
Petugas toko, yang saat itu tidak sempat memeriksa dengan saksama karena harus melayani pelanggan lain, mempercayai bukti tersebut sebagai transaksi yang sah.
Barang belanjaan pun diserahkan kepada pelaku yang kemudian meninggalkan lokasi.
Kasus Dilaporkan ke Polisi
Setelah kejadian tersebut diketahui sebagai tindak penipuan, pihak toko melaporkan insiden ini ke kepolisian.
Kapolsek Kebayoran Lama Komisaris Harnas Prihandito menyatakan bahwa kasus ini kini sedang dalam penyelidikan oleh aparat kepolisian.
Penyebaran Kasus di Media Sosial
Rekaman aksi pelaku serta kronologi kejadian telah beredar luas di media sosial dan menuai perhatian publik.
Dalam unggahan TikTok dari pemilik akun @clarayohnaa, disebutkan bahwa petugas toko benar-benar kewalahan dan tidak menyadari bahwa bukti transfer tersebut telah diedit secara langsung di hadapannya.
“Setelah dia transfer, gue foto itu bukti transfer-nya. Bener-bener gue enggak engeh kalau itu diedit karena emang lagi keteter banget… kok ada orang tega begini,” tulis akun tersebut dalam unggahannya, dikutip MPN Indonesia pada Kamis (17/4).
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
