Connect with us

Viral

Viral! Driver Ojol Ini Kena Suspend usai Customer Minta Lawan Arah dan Ogah Pakai Helm

Driver ojol viral usai membagikan pengalamannya saat membonceng penumpang yang tak pakai helm dan minta lawan arah.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 21t132608.238
Driver Ojol Kena Suspend usai Customer Minta Lawan Arah dan Ogah Pakai Helm | Gambar: TikTok/@rumputliar455

MPN Indonesia 21 April 2025 - Seorang driver ojol viral di media sosial usai membagikan pengalamannya saat membonceng penumpang yang tak pakai helm dan minta lawan arah.

Kisah driver ojol yang diketahui bernama Don itu tuai berbagai simpati dari masyarakat usai diunggah ulang oleh berbagai akun media sosial.

“Cust tidak mau pakai helm, mengajak untuk lawan arah, mengacungkan jari tengah, dan mengancam B1 ke G*jek karena tidak saya turuti,” tulis keterangan di video yang diunggah akun Instagram @jakarta.keras, dikutip MPN Indonesia pada Senin (21/4).

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi ketika Don menerima pesanan dari seorang perempuan di sekitar Halte Busway Kodamar.

Setelah penjemputan dilakukan, customer meminta agar Don mengantar ke ITC Cempaka Mas melalui jalur lawan arah.

Padahal di jalur tersebut terdapat kamera tilang elektronik (ETLE) yang aktif. Selain itu, customer tersebut pun enggan menggunakan helm.

“Kronologi depan halte busway kodamar, posisi sudah terlanjur saya pickup, lalu tiba-tiba cs ngajak lawan arah ke arah ITC Cempaka Mas, yang jelas-jelas di depan situ ada ETLE,” kata Don.

Don menolak ajakan tersebut demi mematuhi aturan lalu lintas. Ia pun mencari jalan putar balik agar tidak lawan arah.

“Akhirnya saya cari putaran dan pada saat di putaran cs mengancam akan ngasih B1 karna tidak saya turuti. Akhirnya saya turunkan di titik awal dan sy tlpn call center untuk pembatalan trip,” ujar DOn.

Don juga mengatakan customernya itu enggan menggunakan helm. Customer, kata Don, malah mengatakan harga shamponya setara dengan gaji ojol selama sebulan.

“CS juga bilang alasan ga mau pakai helm karena harga shampo rambutnya dia setara dengan gaji pendapatan saya selama sebulan,” ujar Don.

Baca Juga:  Puluhan Imigran Rohingya Terdampar di Aceh Timur, 6 Ditemukan Tewas

Kena Suspend

Setelah kejadian tersebut, Don memeriksa aplikasinya dan menemukan bahwa dirinya telah di-suspend oleh pihak aplikator ojek online.

Dalam tangkapan layar pesan yang dibagikan Don, terlihat ia terkena suspend karena ada laporan dari customer terkait penyebarluasan informasi atau data pelanggan.

Don mengatakan dirinya siap untuk memberikan informasi yang sedetail-detailnya agar ia bisa mendapat keadilan.

“Saya siap mengajukan banding dengan datang ke kantor G*jek serta membawa bukti-bukti yang valid,” jelas Don.

(AKM/NID/RAD)

Trending