Berita
Puluhan Imigran Rohingya Terdampar di Aceh Timur, 6 Ditemukan Tewas
Sebanyak enam imigran Rohingya ditemukan tewas di pesisir Aceh Timur. Tim gabungan berkoordinasi untuk evakuasi dan penanganan para korban.
MPN Indonesia 1 November 2024 - Sebanyak enam imigran Rohingya ditemukan meninggal di pesisir pantai Desa Meunasah Hasan, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (31/10).
Para imigran ini diduga tewas saat masih berada di laut sebelum akhirnya terdampar di kawasan pesisir bersama puluhan imigran lainnya yang berhasil selamat.
Proses Evakuasi dan Identifikasi Korban
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur, Munawir, menyatakan bahwa jenazah keenam korban masih berada di pantai karena status mereka sebagai warga negara asing.
“Karena mereka warga negara asing, ada prosedur tertentu yang harus dijalani sebelum pemakaman,” jelas Munawir di Aceh Timur.
Sejumlah pihak berwenang, termasuk Dinas Kesehatan, kepolisian, dan lembaga terkait, telah berkoordinasi untuk menangani kasus ini.
Tim gabungan bekerja sama dengan pihak imigrasi dan organisasi internasional yang menangani pengungsi, seperti UNHCR, untuk mendalami penyebab kematian para korban.
Berdasarkan informasi awal, para korban diduga meninggal saat masih berada di laut.
Kronologi Pendaratan Imigran Rohingya di Aceh Timur
Sebelum ditemukan korban meninggal, sebanyak 93 imigran Rohingya terdampar di pantai Desa Meunasah Hasan sekitar pukul 04.00 WIB.
Kepala Bidang Politik Pemerintahan dan Keamanan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa tim di lokasi langsung melakukan pendataan.
Data awal menunjukkan jumlah imigran yang tiba dalam satu kelompok besar tersebut adalah 93 orang.
“Para imigran ini diturunkan dari kapal di dekat pantai dan berenang menuju pesisir,” kata Syamsul Bahri.
Langkah Penanganan Pemerintah Daerah dan Koordinasi Lintas Lembaga
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus berupaya menangani kedatangan para imigran Rohingya ini melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk lembaga internasional seperti UNHCR.
“Penanganan mereka akan menunggu hasil koordinasi dengan pihak UNHCR,” ungkap Syamsul Bahri.
Koordinasi ini meliputi identifikasi identitas para imigran hingga langkah penanganan selanjutnya.
Selain itu, pemerintah juga berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar para imigran yang selamat, sementara proses penyelidikan berlangsung untuk memperjelas kondisi yang dialami selama perjalanan.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
