Berita
Warga Serbu Lowongan Kerja PPSU di Balai Kota Jakarta, dari S1 hingga Ibu Rumah Tangga
Gedung Balaikota Jakarta masih dipadati puluhan orang yang menyerahkan form lamaran kerja sebagai petugas PPSU, Kamis (24/4).
MPN Indonesia 25 April 2025 - Hingga Kamis siang (24/4), Gedung Balai Kota Jakarta masih dipadati puluhan orang yang ingin menyerahkan langsung form lamaran kerja sebagai petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Mereka yang datang dari berbagai latar belakang seperti ibu rumah tangga hingga lulusan sarjana berharap proses perekrutan ppsu bisa berjalan terbuka dan transparan.
Kisah Pelamar Lulusan Sarjana
Salah seorang pelamar, Septi, merupakan lulusan S1 Manajemen Ekonomi. Ia memilih untuk melamar pekerjaan sebagai petugas PPSU karena belum mendapatkan kepastian dari lamaran kerja sebelumnya.
“Saya lulusan S1 Manajemen, pertama saya sudah melamar ke mana saja, swasta maupun negeri saya sudah berusaha, tapi selagi ada peluang dan kesempatan saya tetap untuk apply kerjaan di mana saja,” ujar Septi kepada MPN Indonesia saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, informasi mengenai pembukaan lamaran PPSU ia dapatkan melalui media sosial dan berita online.
Septi mengatakan saat ini ia aktif bekerja secara lepas (freelance) untuk menambah pengalaman kerja sembari menunggu peluang kerja tetap.
Ia bercerita saat melamar kerja dirinya kebanyakan hanya lolos sampai tahap wawancara.
“Pertama awalnya untuk tes psikotes mentok-mentok di-interview dan belum ada panggilan lagi,” jelasnya.
Ibu Rumah Tangga Juga Turut Mendaftar
Tak hanya lulusan sarjana, kalangan ibu rumah tangga juga menunjukkan ketertarikan terhadap posisi PPSU.
Salah satunya adalah Mardevi, yang datang menyerahkan berkas lamaran ke Balai Kota Jakarta.
Dalam keterangannya kepada MPN Indonesia, Mardevi menyatakan motivasinya bekerja adalah untuk membantu membiayai kuliah anaknya di tengah kondisi suami yang telah pensiun.
“Karena untuk membiayain anak saya yang kuliah, suami saya pensiun nggak ada modalnya. Alhamdulillah, ya mudah-mudahan, bismillah,” ujar Mardevi kepada MPN Indonesia.
Harapan Para Pelamar
Dengan kuota yang terbatas, yaitu hanya 1.100 orang, para pelamar menyampaikan harapan besar agar proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan.
Baik mereka yang berasal dari latar belakang pendidikan tinggi maupun ibu rumah tangga, sama-sama berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk bekerja sebagai bagian dari PPSU.
“Kita berharap semoga prosesnya bisa terbuka dan transparan dan bisa langsung kerja aja sih,” kata Septi.
(SYA/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
