Teknologi
Perusahaan di Melbourne Bikin Komputer Pakai Otak Manusia
Cortical Labs memperkenalkan komputer pertama di dunia yang memanfaatkan otak manusia.
MPN Indonesia 2 Mei 2025 - Perusahaan teknologi Cortical Labs yang berbasis di Melbourne, Australia, telah memperkenalkan komputer biologis komersial pertama di dunia yang memanfaatkan otak manusia sebagai bagian inti sistemnya.
Komputer yang diberi nama CL1 ini resmi diumumkan pada Mobile World Congress (MWC) di Barcelona pekan lalu.
CL1: Komputer dengan Neuron Manusia dan Tikus
Produk inovatif ini menggunakan neuron yang ditumbuhkan di laboratorium (lab-grown neurons) yang terdiri dari sel otak manusia dan tikus.
Neuron tersebut diintegrasikan ke dalam chip silikon yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan impuls listrik.
Integrasi ini memungkinkan komputer menjalankan fungsi-fungsi komputasi menggunakan jaringan biologis hidup.
“Cara sederhana untuk menggambarkannya adalah seperti tubuh dalam kotak,” ujar kepala ilmiah Cortical Labs, Brett Kagan, dikutip MPN Indonesia dari Independent.
CL1 dirancang dengan sistem pendukung berupa pompa, gas, dan kontrol suhu yang menjaga neuron tetap hidup hingga enam bulan. Pada versi awalnya, sistem ini berisi sekitar 800.000 neuron.
Sistem Operasi Kecerdasan Biologis biOS
Cara kerja komputer CL1 didukung oleh Sistem Operasi Kecerdasan Biologis (biOS) milik Cortical Labs.
Dengan biOS, pengguna dapat menyebarkan kode langsung ke neuron untuk melaksanakan berbagai tugas komputasi.
Sistem ini memungkinkan CL1 untuk belajar dan beradaptasi seperti sistem saraf manusia.
“Teknologi kami menggabungkan aspek biologi dengan komputasi tradisional untuk menciptakan mesin pembelajaran terbaik. Tidak seperti AI tradisional, sistem saraf kami memerlukan energi dan data pelatihan minimal untuk menguasai tugas-tugas yang kompleks,” jelas pernyataan resmi Cortical Labs.
Menariknya, sistem awal CL1 sudah berhasil mengajarkan dirinya sendiri cara bermain video game klasik Pong.
Keunggulan CL1
Selain keunikannya menggunakan otak manusia, CL1 diklaim memiliki beberapa keunggulan dibandingkan komputer konvensional berbasis chip silikon.
Salah satunya adalah kemampuan belajar dan beradaptasi yang lebih efisien, serta konsumsi daya yang jauh lebih rendah.
CL1 juga membuka peluang besar dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan robotika.
“Dampak dan implikasi nyata akan datang dari setiap peneliti, akademisi, atau inovator yang membangun (sesuatu dari komputer kami),” sebut Cortical Labs.
Harga
Cortical Labs menyatakan bahwa pengiriman komputer CL1 pertama kepada pelanggan dijadwalkan mulai Juni 2025.
Setiap unit CL1 dijual dengan harga sekitar 35.000 dolar AS atau setara Rp571 juta (mengacu pada kurs Rp 16.319).
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
