Connect with us

Berita

Terjadi Bentrokan Geng Motor di Bandung Barat, 1 Pemuda Dikabarkan Tewas

Bentrokan antara dua geng motor di Bandung Barat mengakibatkan tewasnya pemuda bernama Muhamad Alfarizi.

Actress 1299250

Published

on

Terjadi Bentrokan Geng Motor di Bandung Barat, 1 Pemuda Dikabarkan Tewas
Bentrokan geng motor Bandung Barat. Gambar : kompas.com/bagus puji panuntun

MPN Indonesia 1 Oktober 2024 - Bentrokan antara dua geng motor di wilayah Bandung Barat berujung pada tragedi dengan tewasnya seorang pemuda.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, (28/9), di Jalan Haurngambang, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Insiden ini melibatkan dua kelompok geng motor yang saling menyerang menggunakan senjata tajam.

Kronologi Kejadian

Bentrokan geng motor tersebut menewaskan Muhamad Alfarizi (25), seorang anggota geng yang menjadi korban penganiayaan di lokasi kejadian.

Menurut Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto, insiden bermula dari kesalahpahaman antara anggota geng motor GBR dan geng motor Moonraker yang berujung pada adu mulut dan bentrokan fisik.

“Saat itu, korban bersama teman-temannya sedang berkumpul di tempat kejadian, dan kelompok pelaku datang. Terjadi cekcok di antara kedua kelompok hingga berakhir dengan penyerangan,” jelas Tri dalam keterangannya, Selasa (1/10).

Dalam bentrokan tersebut, Muhamad Alfarizi gagal melarikan diri dan akhirnya menjadi sasaran kekerasan.

Korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam di bagian kepala dan pundak, serta luka tusuk di perut.

Meskipun sempat berusaha kabur, korban akhirnya terkapar di lokasi kejadian setelah dikeroyok oleh sejumlah anggota geng motor lain.

Penangkapan dan Pelaku yang Masih Buron

Sejauh ini, pihak kepolisian telah menangkap tiga pemuda yang terlibat dalam bentrokan geng motor tersebut.

Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap berinisial D, S, dan FY. Mereka diduga kuat sebagai anggota dari salah satu geng motor yang terlibat dalam penganiayaan hingga pembunuhan mendadak terhadap korban.

Namun, masih ada dua pelaku lainnya yang belum tertangkap dan kini menjadi buronan polisi.

Baca Juga:  Korupsi Rp557 Miliar, Eks Menteri Olahraga China Divonis Mati

“Yang sudah kita amankan inisial D, S, dan FY. Masih ada dua orang lagi yang saat ini sudah kita ketahui identitasnya dan sedang dilakukan pengejaran. Kami minta pelaku segera menyerahkan diri atau kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto dalam konferensi pers.

Kapolres Cimahi menambahkan, pihaknya telah mengetahui identitas dua pelaku yang masih buron dan sedang melakukan pengejaran intensif.

Polisi juga mengimbau kepada para pelaku untuk segera menyerahkan diri guna menghindari tindakan hukum yang lebih tegas.

Tindak Lanjut Hukum

Para pelaku yang sudah diamankan akan menghadapi proses hukum sesuai dengan pasal terkait pengeroyokan dan penganiayaan.

Mereka dijerat dengan pasal yang mengatur tentang tindakan kriminal berupa penganiayaan yang menyebabkan kematian.

“Atas bentrokan ini, para pelaku dikenakan pasal pengeroyokan dan penganiayaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” jelas Tri lebih lanjut.

Upaya Pencegahan dari Kepolisian

Dalam rangka mengatasi masalah ini, kepolisian di Bandung Barat telah meningkatkan upaya pencegahan terhadap aksi kekerasan geng motor melalui patroli rutin dan penegakan hukum yang lebih tegas.

“Selain pengejaran terhadap pelaku yang masih buron, kami juga akan meningkatkan pengawasan di wilayah yang rawan bentrokan geng motor. Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan di wilayah Bandung Barat,” ujar Tri.

Trending