Connect with us

Berita

Mensos Ungkap Dua Sekolah Rakyat di Makassar Siap Dibuka

Mensos mengumumkan bahwa dua lokasi di Makassar telah siap digunakan untuk Sekolah Rakyat.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 10t092542.125
Mensos Gus Ipul | Gambar: Kemensos

MPN Indonesia 10 Mei 2025 - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengumumkan dua lokasi di Makassar, yaitu Sentra Wirajaya dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar, siap digunakan untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Program ini menyasar anak-anak dari keluarga dalam desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Boleh orangtuanya tidak sekolah, tapi anak-anaknya harus tumbuh jadi generasi tangguh,” ujar Gus Ipul, Kamis (8/5), dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kemensos.

Ambisi Prabowo untuk Anak Miskin

Menurut Gus Ipul, antusiasme Prabowo terhadap peningkatan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu menjadi landasan kuat pelaksanaan kebijakan ini.

Sekolah Rakyat akan disiapkan dengan fasilitas lengkap seperti ruang kelas, perpustakaan, asrama bagi siswa dan guru, serta lapangan olahraga.

Program ini tidak menggunakan tes akademik dalam seleksi siswa, melainkan fokus pada kondisi kesehatan anak.

“Yang penting anaknya sehat,” tegas Gus Ipul.

Selain dua lokasi utama, gedung milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga sedang disurvei untuk dijadikan lokasi tambahan.

Gubernur Siapkan Gedung

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman turut mendukung pelaksanaan program ini dengan menyediakan gedung berkapasitas 400 orang di BPSDM.

Ia menyatakan bahwa gedung pelatihan tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat miskin.

“BPSDM memang (pelatihan) Sumber Daya Manusia, saya ingin memanfaatkannya untuk (Sekolah Rakyat bagi) masyarakat saya terutama yang membutuhkan,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Mensos Ajukan 200 Titik untuk Jadi Sekolah Rakyat, 45 Sudah Siap Buka Pendaftaran

Trending